Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 28 Sep 2024 13:10 WIB ·

PCNU Sapa Warga “Surga Terpencil” Bone Bolango!


					PCNU Sapa Warga “Surga Terpencil” Bone Bolango! Perbesar

Bone Bolango [DESA MERDEKA] – Safari Dakwah Ahlussunnah Wal Jama’ah (Aswaja) yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bone Bolango kembali menorehkan jejak indah. Kali ini, giliran warga Nahdliyyin di Desa Tilanggibila, Kecamatan Pinogu, yang mendapatkan kunjungan istimewa pada Sabtu malam (27/09/2024). Kegiatan rutin ini berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, menjadi bukti nyata komitmen PCNU dalam mempererat silaturahmi dan menyebarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah.

Pinogu, yang dikenal sebagai “surga terpencil” di Kabupaten Bone Bolango, memang menyimpan pesona tersendiri. Desa ini terletak di pedalaman hutan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, menuntut perjuangan tersendiri untuk menjangkaunya. Akses transportasi yang terbatas membuat masyarakat lebih memilih berjalan kaki menyusuri hutan selama 10-11 jam untuk mencapai desa ini.

Namun, jarak dan tantangan tidak menyurutkan semangat PCNU Bone Bolango untuk menebarkan cahaya Islam di desa ini. Ketua PCNU Bone Bolango, Suleman Adadau, dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam berdakwah. Beliau mengajak seluruh warga Nahdliyyin untuk menjadi pemimpin umat dan melibatkan peran ulama dalam menjalankan kepemimpinan serta kegiatan kemasyarakatan.

“Tanggung jawab dalam suatu daerah ada pada pemimpinnya, namun sama pentingnya dengan adanya ulama di tengah masyarakat. Ulama memiliki peran strategis dalam memberikan pencerahan dan mempertimbangkan keadaan masyarakat,” tegas Suleman.

Senada dengan Suleman, Camat Pinogu, Ayis Palangi, menyampaikan terima kasih atas kunjungan PCNU. Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, mengingat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran PCNU di desa kami. Pengetahuan dan pencerahan yang diberikan sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memahami tata cara pelaksanaan ibadah,” ungkap Ayis.

Selain ceramah agama, kegiatan safari dakwah juga diisi dengan tanya jawab dan diskusi interaktif. Warga sangat antusias bertanya tentang berbagai hal terkait agama, mulai dari tata cara wudhu hingga hukum-hukum fiqih.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 146 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Simalakama di Kaki Bromo: Saat Penegak Adat Dibui Hukum Negara

8 Agustus 2026 - 06:26 WIB

Ironi Desa Budaya Bantul Antara Pelestarian Dan Birokrasi

7 Agustus 2026 - 16:11 WIB

Sengketa Lahan Lempuing Jaya dan Sengkarut Arsip Desa

31 Juli 2026 - 20:33 WIB

Nestapa Subari: Sisi Lain Keadilan Restoratif Desa Trangkil

31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Minta Maaf Tak Cukup, Sanksi Adat Menanti di Kuranji

30 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menanti Negara Mengakui Batas Administrasi Wilayah Adat Desa Darmo

29 Juli 2026 - 16:27 WIB

Trending di SOSBUD