Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

SOSBUD · 6 Apr 2025 07:34 WIB ·

Ritual Bersih Desa Seblang Olehsari Banyuwangi Digelar Tujuh Hari Berturut-turut


					<em>Penari Seblang Olehsari, Dwi Putri Ramadani (21), menari dalam kondisi trance selama ritual bersih desa di Desa Olehsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/4/2025). Ritual yang berlangsung tujuh hari ini diyakini sebagai upaya tolak bala dan menjaga desa dari marabahaya.</em> Perbesar

Penari Seblang Olehsari, Dwi Putri Ramadani (21), menari dalam kondisi trance selama ritual bersih desa di Desa Olehsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/4/2025). Ritual yang berlangsung tujuh hari ini diyakini sebagai upaya tolak bala dan menjaga desa dari marabahaya.

Banyuwangi, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Ritual sakral bersih desa, Seblang Olehsari, kembali memeriahkan Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Tradisi turun-temurun ini berlangsung selama tujuh hari berturut-turut, mulai dari tanggal 4 hingga 10 April 2025, sebagai wujud syukur dan upaya membersihkan desa dari marabahaya serta wabah penyakit atau yang dikenal dengan istilah tolak bala.

Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan ritual yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai bagian penting dalam menjaga keharmonisan dan keselamatan desa. “Ritual ini adalah warisan leluhur yang kami jaga dan laksanakan setiap tahun sebagai ikhtiar untuk melindungi desa dari segala macam musibah,” ujarnya di Banyuwangi, Sabtu (5/4/2025).

Menurut Joko, Seblang Olehsari secara khusus digelar setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. Keunikan ritual ini terletak pada penarinya, yang diyakini dipilih secara supranatural dan akan menari selama tujuh hari dalam kondisi kesurupan atau trance. Penari Seblang Olehsari juga merupakan keturunan dari para penari sebelumnya, menjaga kesinambungan tradisi yang telah berlangsung sejak zaman leluhur.

Tahun ini, kehormatan menjadi penari Seblang Olehsari kembali diemban oleh Dwi Putri Ramadani (21), yang juga telah beberapa kali menjadi penari dalam pelaksanaan ritual sebelumnya. Joko berharap, keterlibatan generasi muda seperti Dwi Putri dapat memotivasi generasi lainnya untuk terus mencintai dan melestarikan warisan budaya yang sangat berharga ini.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Ritual Seblang Olehsari. Menurutnya, kekayaan tradisi adat dan budaya seperti Seblang Olehsari adalah aset berharga bagi Banyuwangi. “Kami sangat bangga dengan khazanah seni budaya yang beragam di Banyuwangi. Pemerintah daerah akan terus berupaya mendukung dan melestarikan tradisi-tradisi seperti ini sebagai bagian dari identitas dan warisan leluhur kita,” kata Bupati Ipuk.

Selama ritual berlangsung, Dwi Putri menari dengan lincah dalam kondisi trance, mengenakan mahkota kepala (omprog) yang terbuat dari daun kelapa. Iringan gending-gending seblang yang khas semakin menambah suasana sakral. Momen menarik lainnya adalah ketika selendang yang dikenakan penari dilempar ke arah penonton. Siapa pun yang mendapatkan selendang tersebut wajib naik ke atas panggung untuk menari bersama penari Seblang, menciptakan interaksi unik antara penari dan masyarakat yang menyaksikan. Ritual Seblang Olehsari tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi warga lokal dan wisatawan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pawai 74 Nagari: Saat Budaya Jadi Napas Pembangunan

20 April 2026 - 21:17 WIB

Kebangkitan BKMT Sungai Limau: Dari Masjid Membangun Ekonomi Desa

19 April 2026 - 15:05 WIB

Satu Dekade Bobok Bumbung: Martabat Desa Lewat Bambu

19 April 2026 - 14:18 WIB

Siltap Langsung dari Pusat: PPDI Karangrejo Perkuat Barisan

18 April 2026 - 21:03 WIB

Silat Sumbar: Dari Nagari Menuju Panggung Olimpiade Dunia

13 April 2026 - 13:35 WIB

Sinergi Pers dan Aparat: Jaga Keamanan Parungpanjang Lewat Informasi

12 April 2026 - 21:12 WIB

Trending di SOSBUD