Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

IPTEK · 6 Mei 2025 21:35 WIB ·

RI Gandeng Tiongkok Revitalisasi Desa dengan Teknologi Digital


					<em>Indonesia menggandeng perusahaan Tiongkok menerapkan teknologi dalam merevitalisasi desa. Foto: Dok istimewa</em> Perbesar

Indonesia menggandeng perusahaan Tiongkok menerapkan teknologi dalam merevitalisasi desa. Foto: Dok istimewa

Jakarta [DESA MERDEKA] – Indonesia menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan teknologi asal Tiongkok dalam upaya merevitalisasi desa melalui penerapan teknologi digital. Langkah konkret dari kerja sama ini terwujud dalam Program Pelatihan Kepemimpinan Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Tsinghua University, Tiongkok. Program ini menjadi platform penting untuk pertukaran pengetahuan antara para pejabat pemerintah Indonesia dan para pemimpin (CEO) perusahaan digital terkemuka di tanah air.

Pada Oktober 2024, Kuaishou, perusahaan induk dari platform video pendek populer SnackVideo, menjadi satu-satunya perwakilan platform sejenis dari Tiongkok yang diundang dalam program bergengsi ini. Dalam sesi pelatihan yang mengangkat tema “Live Streaming dan Video Pendek untuk Revitalisasi Desa: Praktik Cina dan Peluang di Indonesia,” Kuaishou membagikan berbagai solusi inovatif yang telah mereka implementasikan dalam merevitalisasi desa. Solusi tersebut meliputi pemanfaatan e-commerce live streaming, inovasi berbasis Kecerdasan Buatan (AI), khususnya Artificial Intelligence Generated Content (AIGC), serta pengembangan pariwisata digital yang berbasis pada kekayaan budaya lokal.

Diskusi mendalam ini melibatkan 35 pejabat dari sektor digital Indonesia dan 15 CEO perusahaan teknologi terkemuka. Fokus utama diskusi adalah mengeksplorasi potensi teknologi digital dan AI dalam memberdayakan masyarakat dan ekonomi di berbagai desa di Indonesia.

Sebagai langkah awal yang konkret, program kerja sama ini memberikan perhatian khusus pada pengembangan potensi sepak bola usia muda di tingkat desa. Bentuk dukungan awal yang diberikan adalah donasi fasilitas olahraga ke empat desa terpilih. Program ini mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat setempat serta dukungan penuh dari Kementerian Komunikasi dan Digital, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Memasuki tahun 2025, SnackVideo memperluas jangkauan program revitalisasi desa ini dengan memberikan bantuan kepada sembilan desa yang tersebar di Pulau Jawa. Bantuan yang diberikan tidak hanya terbatas pada fasilitas olahraga, tetapi juga mencakup sarana pendidikan, pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, serta pelatihan keterampilan digital dan pemanfaatan AI.

Acara perdana di tahun 2025 ini dilaksanakan di Desa Babakan, Kecamatan Legok, Kota Tangerang, Banten. Desa ini memiliki catatan sejarah yang membanggakan sebagai tempat kelahiran pemain sepak bola profesional yang berlaga di liga nasional, seperti Mario Jardel (Liga 1) dan Mustopa Aji (Liga 3).

Kepala Desa Babakan, Muwanah, menyampaikan harapannya agar fasilitas olahraga yang diberikan dapat mewujudkan mimpi para pemuda dan warga desanya untuk mengembangkan potensi di bidang sepak bola. Sebelumnya, kondisi infrastruktur yang kurang memadai dan ketiadaan listrik menjadi kendala signifikan bagi aktivitas warga Babakan.

Selain fokus pada pengembangan olahraga, SnackVideo juga menjalin kemitraan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam penyelenggaraan pelatihan digital dan AI di IDN Boarding School. Program pelatihan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan keterampilan praktis dalam pembuatan konten media sosial yang menarik dan efektif, serta pemanfaatan berbagai alat berbasis AI untuk meningkatkan kualitas produksi konten.

Direktur Teknologi Digital Baru di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dandy Yudha Feryawan, menyampaikan harapannya agar program pelatihan digital ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan institusi pendidikan di berbagai daerah. “Tujuannya adalah agar para siswa dan generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang mendorong adopsi teknologi digital dan AI di desa-desa mereka,” kata Dandy dalam keterangan tertulis yang diterima pada Minggu, 4 Mei 2025.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hilirisasi Daun Iboih Ubah Wajah Ekonomi Aneuk Batee

2 Mei 2026 - 06:18 WIB

Modal Dengkul Hasil Sawah: Rahasia Sukses Kandang Komunal Kadirejo

13 April 2026 - 17:47 WIB

Sitinjau Lauik Merdeka Sinyal: Mudik 2026 Makin Aman

20 Maret 2026 - 21:32 WIB

Algoritma Baru Google: Angin Segar Buat Berita Desa

19 Maret 2026 - 11:26 WIB

Ubah Limbah Jeruk Busuk Jadi Minyak Atsiri Bernilai

16 Maret 2026 - 10:14 WIB

Bakteri Indigeneus: Kunci Cuan Akuaponik di Lahan Sempit

13 Maret 2026 - 19:03 WIB

Trending di IPTEK