Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 23 Feb 2026 06:30 WIB ·

Rahasia Kepemimpinan Hebat dalam Hikmah Puasa ala Mahyeldi


					Rahasia Kepemimpinan Hebat dalam Hikmah Puasa ala Mahyeldi Perbesar

Solok, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengawali rangkaian Safari Ramadan 1447 H dengan pesan yang mendalam: bulan puasa adalah madrasah kepemimpinan. Saat melaksanakan salat Ashar berjemaah di Masjid Raya Saniang Baka, Kabupaten Solok, Minggu (22/2/2026), ia membedah bagaimana disiplin dan kejujuran selama Ramadan menjadi modal utama membangun daerah.

Mahyeldi menegaskan bahwa setiap individu adalah pemimpin, setidaknya bagi diri sendiri dan keluarga. Nilai-nilai yang ditempa selama sebulan penuh ini, jika diimplementasikan dalam birokrasi dan kehidupan sosial, diyakini mampu membawa kemajuan signifikan bagi masyarakat.

Disiplin dan Kejujuran: Fondasi Mutlak Pemimpin
Dalam tausiyahnya, Mahyeldi menyoroti dua pilar utama yang dilatih selama Ramadan:

  • Disiplin Waktu: Puasa memaksa umat untuk patuh pada jadwal sahur dan berbuka. Ketepatan waktu ini adalah cermin dari kepemimpinan yang tertib dan bertanggung jawab.
  • Kejujuran Mutlak: Kualitas puasa hanya diketahui oleh hamba dan Tuhan-Nya. Prinsip kejujuran inilah yang harus dibawa dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Begitu pula dalam kepemimpinan, baik rakyat maupun pemimpin harus menjunjung tinggi kejujuran untuk membawa kemajuan daerah,” tegas Mahyeldi.

Safari Ramadan Sebagai Jembatan Pembangunan
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial keagamaan. Wakil Bupati Solok, H. Candra, yang hadir mendampingi, menilai Safari Ramadan adalah wujud nyata perhatian pemerintah provinsi terhadap aspirasi masyarakat desa. Kehadiran Tim Safari Ramadan (TSR) menjadi momentum untuk menyinkronkan percepatan pembangunan infrastruktur keagamaan di wilayah Kabupaten Solok.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 juta untuk renovasi Masjid Raya Saniang Baka. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan fasilitas ibadah agar jemaah lebih nyaman dalam beraktivitas selama bulan suci.

Mengejar Predikat Takwa di Penghujung Ramadan
Menutup rangkaian kegiatannya, Gubernur mengajak seluruh jemaah untuk tidak menyia-nyiakan momentum pelipatgandaan pahala. Target akhirnya jelas: kembali ke fitrah dan meraih derajat takwa.

Dengan semangat kejujuran dan disiplin yang dibawa dari masjid ke meja kerja, pemerintah berharap Ramadan tahun ini mampu melahirkan pribadi-pribadi pemimpin baru yang membawa keberkahan bagi Sumatera Barat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Upaya Anggota DPRD Sumbar dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Terhadap Perda Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari

10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Imbas KUHP Baru: Nagari Sumbar Bersiap Terapkan Kerja Sosial

9 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Jembatan Hildesheim Merupakan Lambang Persahabatan Dua Kota yang Diresmikan Dalam Rangka Hari Jadi Kota Padang ke-357

8 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Magelang “Paksa” Uang ASN Kembali Berputar di Warung Desa

8 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Menggugat Panggung Gastronomi: Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

8 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Sumbar Kebut Proyek Jalan Rp258 Miliar Hingga Desember

8 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Trending di KABAR PEMDA