Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 15 Des 2025 21:40 WIB ·

Pusat Instruksikan Lahan BUMN Jadi Lokasi Relokasi Sumbar


					Pusat Instruksikan Lahan BUMN Jadi Lokasi Relokasi Sumbar Perbesar

Mensesneg Prasetyo Hadi Perintahkan Pemprov Sumbar Manfaatkan Tanah Negara untuk Relokasi Korban Bencana

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, menginstruksikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk memanfaatkan tanah negara atau lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai lokasi relokasi bagi warga terdampak bencana yang lahannya tidak lagi layak dijadikan tempat tinggal. Instruksi ini dikeluarkan sebagai langkah percepatan relokasi di tengah keterbatasan pemerintah kabupaten dan kota dalam pengadaan lahan baru.

Arahan penting ini disampaikan Prasetyo Hadi kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, melalui sambungan telepon pada Senin, 15 Desember 2025. Pemerintah pusat secara aktif mendorong agar proses relokasi masyarakat yang lahannya sudah tidak layak huni dapat segera dilakukan, sehingga warga dapat menempati lokasi yang lebih aman dan layak.

“Jika di wilayah terdampak terdapat tanah negara atau lahan yang dikelola BUMN, silakan dikoordinasikan di lapangan apabila memang dibutuhkan sebagai lokasi relokasi bagi warga yang tidak memungkinkan kembali ke tempat tinggalnya semula,” ujar Prasetyo Hadi.

Pemanfaatan HGU dan Lahan BUMN sebagai Solusi
Mensesneg menegaskan bahwa pemanfaatan lahan negara dan BUMN dinilai sebagai alternatif konkret dan cepat apabila pemerintah daerah mengalami kendala dalam pembebasan lahan atau pengadaan tanah baru.

“Jika ada Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak diperpanjang izinnya, itu bisa dimanfaatkan. Begitu juga lahan yang dikelola BUMN, silakan dikoordinasikan di lapangan,” tegasnya.

Prasetyo Hadi meminta Pemerintah Provinsi Sumbar untuk tidak berlama-lama dan segera mengoordinasikan langkah tersebut di lapangan. Koordinasi yang dimaksud mencakup komunikasi dengan pemilik atau pengelola lahan serta pemerintah kabupaten dan kota terkait. “Jangan berlama-lama. Segera dilakukan. Kasihan masyarakat yang saat ini masih tinggal di pengungsian dan belum memiliki rumah,” tambahnya, menekankan urgensi penyelesaian masalah hunian warga.

Empat Daerah Siap Tindak Lanjuti Arahan
Menindaklanjuti arahan strategis dari pemerintah pusat tersebut, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Provinsi Sumbar. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota yang terdampak bencana, termasuk melakukan pemetaan potensi lahan serta memastikan kesiapan warga untuk direlokasi.

“Ini merupakan arahan yang sangat jelas. Penggunaan tanah milik negara maupun BUMN untuk relokasi warga terdampak dimungkinkan, dan hal ini akan segera kami tindak lanjuti melalui koordinasi di lapangan,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah terdapat empat daerah yang telah melaporkan kesiapan lahan untuk relokasi warganya, yakni Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Padang Pariaman. Dengan adanya kepastian dan kesiapan pemanfaatan lahan negara, proses relokasi dan pembangunan hunian tetap pascabencana diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan serentak.

“Kita berharap dengan adanya kepastian dan kesiapan lahan ini, pembangunan hunian tetap pascabencana dapat berjalan secara serentak dan memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak,” tutup Mahyeldi, menjamin fokus pemerintah daerah pada percepatan pemulihan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

6 Maret 2026 - 21:21 WIB

Sumatera Barat Jadi Laboratorium Nasional Penanganan Bencana Terpadu

24 Februari 2026 - 09:42 WIB

Trending di PEMERINTAHAN