Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 10 Jun 2026 15:33 WIB ·

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen


					Kepala KPPN Atambua Mauritz Meta, (Foto Istimewa) Perbesar

Kepala KPPN Atambua Mauritz Meta, (Foto Istimewa)

Atambua, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] Pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia kini mendapatkan suntikan energi baru. Hingga awal Juni 2026, realisasi penyaluran Dana Desa Tahap I di bawah wilayah kerja KPPN Atambua telah menyentuh angka Rp46,03 miliar. Dana ini telah mengalir ke 356 dari total 378 desa yang tersebar di Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menandai progres positif sebesar 94,18 persen dalam mendukung kemandirian desa.

Kabupaten Belu tampil sebagai bintang utama. Sebanyak 69 desa di kabupaten ini sukses menuntaskan penyaluran Dana Desa Tahap I secara penuh, menjadikannya daerah pertama di wilayah kerja KPPN Atambua yang mencapai target 100 persen. Prestasi ini menjadi motor penggerak bagi desa-desa lain di wilayah perbatasan agar segera merealisasikan program prioritas, mulai dari infrastruktur dasar hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, Kabupaten TTU menyusul ketat dengan capaian 97,80 persen, sementara Kabupaten Malaka berada di angka 85,82 persen. Kepala KPPN Atambua, Mauritz Meta, dalam rilis resminya pada 10 Juni 2026, menekankan bahwa kecepatan penyaluran bukan sekadar angka. “Dana Desa adalah instrumen penting memperkuat pembangunan. Kami berkomitmen mengawal agar penyaluran tepat waktu dan tepat jumlah sehingga dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Bagi warga desa, Dana Desa bukan sekadar uang di atas kertas. Ini adalah modal bagi kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan, sarana bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta pemicu pertumbuhan ekonomi lokal. Tantangan kini beralih kepada pemerintah desa yang masih dalam proses melengkapi syarat administratif. Percepatan ini menjadi krusial agar program pembangunan tidak mengalami stagnasi. Dengan sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah pusat dan daerah, dana ini diharapkan mampu menjadi mesin penggerak yang nyata, mengubah wajah wilayah perbatasan menjadi fondasi ekonomi desa yang lebih maju dan berdaya saing tinggi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN