Brebes [DESA MERDEKA] – Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Plompong Indonesia (APPI) menggelar aksi unjuk rasa di Balai Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, pada Jumat (4/4/2025). Aksi yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menuntut kejelasan dan transparansi pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2024 yang dinilai tidak akuntabel.
Massa aksi membawa berbagai spanduk dan pamflet bertuliskan tuntutan keterbukaan anggaran Dana Desa. Dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI setempat, para pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi mereka di depan kantor desa.
Koordinator aksi, Wawan Suhendi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berupaya melakukan audiensi dengan pemerintah desa sejak tanggal 30 Maret lalu. Namun, upaya tersebut tidak mendapatkan respons yang diharapkan, justru menimbulkan kecurigaan di kalangan warga.
“Kami sudah mencoba jalur audiensi secara baik-baik, namun tidak ada jawaban dari pihak pemerintah desa. Sikap ini justru semakin menambah kecurigaan kami terkait pengelolaan Dana Desa,” tegas Wawan dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, perwakilan APPI akhirnya diterima untuk melakukan audiensi dengan pihak Pemerintah Desa Plompong. Pertemuan itu dihadiri oleh Kepala Desa Plompong Suyanto, Sekretaris Desa Darto, Camat Sirampog Slamet Budi Raharjo, Kapolsek Sirampog AKP Susanto Agus, dan Danramil Sirampog Lettu Arm Sukirno.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Pemerintah Desa Plompong mengklaim bahwa pengelolaan Dana Desa telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan informasi mengenai anggaran telah dipublikasikan kepada masyarakat. Mereka juga mempersilakan APPI untuk melaporkan dugaan penyimpangan Dana Desa kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Inspektorat Kabupaten Brebes jika menemukan bukti yang kuat.
Meskipun demikian, jawaban dari pihak Pemdes Plompong tersebut tidak memberikan kepuasan bagi perwakilan APPI. Audiensi yang berlangsung alot tersebut akhirnya berakhir tanpa adanya kesepakatan yang konkret antara kedua belah pihak.
Camat Sirampog Slamet Budi Raharjo menyatakan akan melaporkan hasil pertemuan ini kepada Bupati Brebes dan Inspektorat Kabupaten Brebes untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, situasi di sekitar Balai Desa Plompong tetap kondusif hingga massa aksi membubarkan diri dengan tertib.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.