Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KORUPSI · 21 Agu 2024 21:20 WIB ·

Temanggung Tambah Tujuh Desa Antikorupsi, Perangi Korupsi di Tingkat Desa


					Temanggung Tambah Tujuh Desa Antikorupsi, Perangi Korupsi di Tingkat Desa Perbesar

Temanggung [DESA MERDEKA] – Upaya pencegahan korupsi di tingkat desa terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Temanggung. Tahun ini, tujuh desa baru resmi menyandang status desa antikorupsi, menambah daftar desa yang berkomitmen untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Desa-desa yang baru bergabung dalam program desa antikorupsi adalah Plosogaden, Ketitang, Pandemulyo, Kedungumpul, Ringinanom, Salamrejo, dan Nglondong. Penjabat Bupati Temanggung, Hary Agung Prabowo, dalam sosialisasi yang digelar di Gedung Graha Bhumi Phala, Rabu (21 Agustus 2024), menyampaikan harapannya agar seluruh lapisan masyarakat desa dapat berperan aktif dalam mencegah tindakan korupsi.

“Dengan adanya desa antikorupsi, kita berharap nilai-nilai integritas semakin tertanam dalam setiap sendi kehidupan masyarakat desa,” ujar Agung. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran desa dan melaporkan setiap indikasi penyimpangan.

Sosialisasi dan Edukasi

Melalui sosialisasi yang intensif, pemerintah daerah berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya korupsi dan pentingnya menjaga integritas. Masyarakat diajarkan cara-cara untuk mengidentifikasi praktik korupsi, mekanisme pelaporan, serta pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan desa.

“Kita harus membangun budaya transparansi dan akuntabilitas di desa. Setiap warga memiliki hak untuk mengetahui penggunaan anggaran desa,” tegas Agung.

Sinergi Semua Pihak

Pencegahan korupsi di tingkat desa membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Tidak hanya perangkat desa, tetapi juga tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat harus bahu-membahu dalam upaya ini.

“Mari kita jadikan desa kita sebagai contoh desa yang bersih dari korupsi. Dengan kerja sama yang baik, kita yakin dapat mewujudkan desa yang adil dan sejahtera,” ajak Agung.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 333 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Drama Dana Desa Loleo: Lima Tahun Tanpa Sentuhan Audit

9 Mei 2026 - 19:57 WIB

Audit Investigatif: Harga Mati Ungkap Korupsi Desa Loleo

1 Mei 2026 - 15:40 WIB

Aset Mewah Kades Loleo Picu Desakan Audit Investigatif

29 April 2026 - 12:54 WIB

Gerah Dana Desa Jadi Ladang Kekayaan, Warga Loleo Laporkan Kades ke Kejari

27 April 2026 - 16:17 WIB

Borok Desa Loleo: Dana Rakyat Menjelma Jadi Mobil Mewah

27 April 2026 - 12:31 WIB

Skandal Media Malaka: Anggaran Cair Tanpa Bukti Berita

26 April 2026 - 15:52 WIB

Trending di KORUPSI