Muara Enim, Sumatera Selatan [DESA MERDEKA] – Image tambang batubara yang identik dengan polusi hitam kini mulai bergeser. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan langkah radikal dengan memensiunkan alat berat berbahan bakar fosil dan menggantinya dengan teknologi berbasis listrik. Melalui program bertajuk Eco Mechanized Mining, anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini membuktikan bahwa operasional tambang pun bisa tampil “hijau”.
Hingga saat ini, PTBA telah menerjunkan armada tempur listrik yang terdiri dari 7 unit Shovel Listrik, 40 unit Hybrid Dump Truck, serta 6 unit pompa tambang listrik. Hasilnya luar biasa; perusahaan mampu menghemat penggunaan solar hingga 7 juta liter setiap tahunnya. Langkah ini juga berhasil memangkas emisi karbon hingga mencapai 19.777 tCO2e.
Bukan Sekadar Alat Tambang, Bus Pun Pakai Baterai
Transformasi ini tidak berhenti di lubang tambang saja. PTBA juga merombak sistem transportasi internalnya dengan mengoperasikan 15 unit bus listrik yang tersebar di Unit Pertambangan Tanjung Enim dan Pelabuhan Tarahan. Langkah ini tidak hanya hemat secara ekonomi, tetapi juga berdampak langsung pada lingkungan dengan estimasi pengurangan emisi mencapai 16 ton CO2 per tahun per bus.
Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menegaskan bahwa perubahan ini adalah bagian dari visi besar perusahaan untuk menjadi pemain energi kelas dunia yang peduli lingkungan. “Kami terus berupaya menjalankan bisnis berkelanjutan untuk mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060,” ungkap Arsal.
Strategi Dekarbonisasi dari Hulu ke Hilir
Langkah PTBA menggunakan perangkat elektrik merupakan bagian dari Good Mining Practice yang menyeluruh. Di balik layar, perusahaan juga melakukan berbagai program dekarbonisasi lainnya, seperti:
- Reklamasi Lahan: Memulihkan kembali fungsi lahan bekas tambang.
- Penggantian Bahan Perusak Ozon: Mengalihkan penggunaan zat kimia ke bahan ramah lingkungan.
- Pilot Project Cofiring: Uji coba campuran bahan bakar di PLTU Mulut Tambang Sumatera Selatan.
Inovasi ini memberikan pesan kuat bagi industri pertambangan nasional: efisiensi energi dan kelestarian lingkungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kunci daya saing di masa depan. PTBA menunjukkan bahwa meski produk utamanya adalah batubara, proses produksinya dapat dilakukan dengan cara yang jauh lebih bersih dan efisien.

Joni Karbot, S.Th.I


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.