Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 3 Okt 2024 06:38 WIB ·

Muhammadiyah Krajan Panen Harapan dari Ladang Jagung


					Muhammadiyah Krajan Panen Harapan dari Ladang Jagung Perbesar

Banyumas [DESA MERDEKA] – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, menunjukkan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui program inovatif budidaya jagung. Inisiatif ini memanfaatkan lahan desa yang produktif untuk menghasilkan komoditas unggulan.

Program budidaya jagung ini merupakan buah dari ide para pengurus PRM Krajan setelah mengikuti Muktamar Muhammadiyah ke-XVIII. Gayung bersambut, ide tersebut mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa setempat. Sebagai realisasinya, lahan bengkok seluas 3.500 meter persegi dialokasikan khusus untuk kegiatan pertanian ini.

Ketua PRM Krajan, Muhdin, menjelaskan pemilihan jenis jagung yang ditanam. “Kami memilih jagung hibrida jenis F1c24 karena kualitasnya yang terbukti unggul dan memiliki permintaan pasar yang tinggi di kalangan petani,” ungkapnya.

Proses penanaman jagung telah berjalan selama dua bulan terakhir, dan diperkirakan masa panen akan tiba dalam empat bulan mendatang. Seluruh biaya produksi program ini ditanggung sepenuhnya oleh PRM Desa Krajan. Harapannya, hasil panen jagung nantinya dapat dipasarkan untuk mendanai berbagai kegiatan organisasi serta memberikan keuntungan ekonomi bagi para anggota yang terlibat.

Afifudin, seorang aktivis muda Muhammadiyah Desa Krajan, menambahkan bahwa program ini memiliki dimensi pendidikan. “Kami berharap kegiatan budidaya jagung ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga dapat menjadi contoh inspiratif bagi kelompok tani lainnya di Banyumas. Selain itu, lahan ini juga dapat menjadi ajang pelatihan практис bagi Angkatan Muda Muhammadiyah yang tertarik dengan sektor pertanian,” tuturnya penuh semangat.

Kistam, salah satu anggota kelompok tani yang terlibat langsung dalam program ini, merasakan dampak positif dari inisiatif PRM Krajan. “Kegiatan ini tidak hanya berpotensi meningkatkan ketahanan pangan desa, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi kami, para petani. Hasil panen jagung rencananya akan dijual kepada pengepul, dan sebagian keuntungannya akan kami gunakan untuk pengembangan kelompok tani ke depannya,” jelasnya.

Kepala Desa Krajan, Muflichuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif produktif yang digagas oleh PRM Krajan. Menurutnya, pemanfaatan lahan bengkok yang selama ini kurang optimal menjadi lahan budidaya jagung adalah langkah yang sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat. “Kami sangat mendukung kerjasama seperti ini dan berharap sinergi antara pemerintah desa dan organisasi masyarakat seperti PRM dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan desa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Wisata Halal Sumbar: Berkah Kota Besar, Nagari Penonton

28 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS