Malang [DESA MERDEKA] – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang meresmikan Posko Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Bantur, yang berada di bawah naungan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sumbermanjing, pada Kamis (30/6/2024). Posko yang berlokasi strategis di pinggir Pantai Bajulmati, tepatnya di Dusun Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, ini menandai penguatan upaya perlindungan hutan dan potensi wisata di Malang Selatan.
Acara peresmian dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran pimpinan KPH Malang, Asisten Perhutani (Asper), perwakilan Muspika Kecamatan Gedangan (Koramil dan Polsek), perangkat desa di wilayah RPH Bantur, pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) se-Malang Selatan, tokoh masyarakat setempat, serta petugas Perhutani.
Kepala KPH Malang, Candra Musi S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan posko ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pemantauan dan perlindungan kawasan hutan yang luas dan memiliki medan yang sulit dijangkau di wilayah Malang Selatan, khususnya di RPH Bantur dan sekitarnya. “Dengan adanya posko ini, kami berharap dapat mempermudah mobilitas dan pelaksanaan tugas para petugas di lapangan,” terangnya.

Lebih lanjut, Candra Musi menjelaskan bahwa lokasi posko yang berada di kawasan strategis, yaitu di simpang empat jalur lintas selatan (JLS), memungkinkan posko ini memiliki fungsi ganda. Selain menjadi pusat pemantauan hutan, posko ini juga akan dimanfaatkan sebagai wadah diskusi terkait perkembangan dan monitoring hutan di Malang Selatan, pos pantau bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Bajulmati dan sekitarnya, serta pusat kegiatan sosial lainnya yang melibatkan masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Asper Perum Perhutani, Amir Hamzah, menambahkan, “Potensi wisata di Malang Selatan sangat besar. Keberadaan posko di dekat Pantai Bajulmati ini akan sangat membantu dalam memberikan informasi dan pengawasan terkait aktivitas wisata alam.”
Kepala RPH Bantur, Sutarto, menambahkan bahwa posko ini dirancang untuk memiliki banyak fungsi. “Selain fungsi utamanya dalam pengelolaan hutan, posko ini juga akan menjadi tempat untuk kegiatan sosial masyarakat, posko keamanan di jalur lintas selatan yang ramai, serta sarana dialog dan pertukaran informasi dengan warga mengenai pengelolaan kawasan hutan di bawah tegakan,” jelasnya.
Sutarto berharap, keberadaan posko ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak, termasuk Perhutani dalam menjalankan tugasnya, masyarakat sekitar hutan, serta para wisatawan yang menikmati keindahan alam Malang Selatan. Posko RPH Bantur BKPH Sumbermanjing dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti ruang kerja, ruang istirahat petugas, dan fasilitas sanitasi. Perhutani berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan di Malang Selatan. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian hutan dengan menghindari segala bentuk perusakan dan melaporkan aktivitas ilegal di kawasan hutan kepada pihak berwenang.
Informasi Tambahan:
- Posko RPH Bantur BKPH Sumbermanjing dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang kerja, ruang istirahat, dan toilet.
- Perhutani akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan kelestarian hutan di Malang Selatan.
- Masyarakat diimbau untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian hutan dengan tidak melakukan perusakan hutan dan melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat adanya aktivitas ilegal di kawasan hutan.
Sumber:
- Bpk Candra Musi S.Hut., M.Si., Kepala KPH Malang
- Bpk Amir Hamzah, Asper Perum Perhutani
- Bpk Sutarto, Kepala RPH Bantur



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.