Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 19 Nov 2025 07:19 WIB ·

Polije Perbaiki Sanitasi, Industri Pindang Puger Kini Lebih Higienis


					Polije Perbaiki Sanitasi, Industri Pindang Puger Kini Lebih Higienis Perbesar

Jember, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berhasil melakukan intervensi signifikan pada sanitasi industri ikan pindang rumahan di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Kegiatan ini berfokus pada perbaikan menyeluruh di unit usaha “Bani Maliki” milik Malik, sebagai respons atas kondisi lingkungan produksi yang sebelumnya dinilai belum memenuhi standar keamanan pangan.

Tim PkM yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si., melaksanakan rangkaian kegiatan yang didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Saluran Limbah Kritis Sebabkan Genangan dan Kontaminasi
Sebelum adanya intervensi dari Polije, area produksi ikan pindang “Bani Maliki” menghadapi kendala sanitasi yang serius. Masalah utamanya terletak pada sistem pembuangan air limbah yang belum tertata dengan baik.

Sistem pembuangan yang buruk tersebut menyebabkan aliran air limbah sering terhambat dan mengakibatkan genangan di lantai area produksi. Genangan ini memicu lantai menjadi licin, menimbulkan bau tidak sedap, dan tampak kotor. Kondisi ini secara langsung berpotensi besar menurunkan mutu produk ikan pindang karena risiko kontaminasi yang tinggi, sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan kerja, seperti tergelincir, bagi para pekerja.

Perbaikan Menyeluruh untuk Standar Keamanan Pangan
Tim Polije kemudian bergerak cepat melakukan perbaikan sanitasi secara komprehensif. Perbaikan ini mencakup beberapa aspek penting:

  • Penataan Ulang Ruang Produksi: Dilakukan penataan ulang agar alur kerja lebih efisien dan higienis.
  • Perbaikan Saluran Pembuangan Limbah: Saluran air limbah diperbaiki total sehingga air dapat mengalir lancar, menghilangkan genangan, dan mencegah bau.
  • Pemberian Alat Pelindung Diri (APD): Pekerja dilengkapi dengan APD untuk meningkatkan keselamatan dan kebersihan selama proses produksi.
  • Peningkatan Fasilitas Sanitasi: Disediakan fasilitas yang lebih higienis dan mudah dirawat oleh pekerja.

Prof. Dr. Ir. Budi Hariono, M.Si. menekankan bahwa sanitasi adalah faktor krusial dalam industri pangan rumahan seperti pindang. “Kualitas produk sangat dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan. Jika sanitasi dan pembuangan limbah tidak baik, risiko kontaminasi meningkat drastis. Dengan perbaikan ini, industri milik Pak Malik dapat berproduksi lebih aman, higienis, dan memenuhi standar,” jelasnya pada Minggu (9/11/2025).

Malik, pemilik industri, menyambut gembira hasil kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi tinggi atas bantuan Polije. Ia menilai perbaikan sanitasi ini sangat membantu kelancaran proses produksi dan membuat area kerja menjadi jauh lebih nyaman bagi para pekerjanya. Ia berharap, dengan lingkungan produksi yang kini lebih bersih dan tertata, kualitas ikan pindang yang dihasilkan akan semakin terjamin dan dapat lebih dipercaya oleh konsumen di Jember dan sekitarnya.

Program PkM Polije ini menjadi contoh konkret bagaimana peran perguruan tinggi vokasi dapat langsung membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan untuk meningkatkan kualitas produk dan keselamatan kerja, sejalan dengan standar keamanan pangan yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KUB PMPL Desak KPPU Usut Jerat Utang PT PCP di Kaltara

16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Data BPS Diabaikan, Pelatihan UMKM Sumbar Terjebak Rutinitas Seremonial

13 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Mengubah Layanan UMKM Sumbar Menjadi Produk Laris Manis

9 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Stimulan Rp115 Miliar Sumbar: Proyek Mubazir Tanpa Pembeli Siaga?

3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Membedah “Karpet Merah” Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

2 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS