Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

EKBIS · 22 Jan 2025 11:29 WIB ·

Polda Sumsel Jamin Kesuksesan Penanaman Jagung 761 Hektare, Libatkan Offtaker sejak Awal


					Polda Sumsel Jamin Kesuksesan Penanaman Jagung 761 Hektare, Libatkan Offtaker sejak Awal Perbesar

Palembang [DESA MERDEKA] – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) optimistis program penanaman jagung seluas 761 hektare di wilayahnya akan berhasil. Hal ini disampaikan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, usai melakukan penanaman perdana di Indralaya, Ogan Ilir, Selasa (21/1/2025).

“Kami yakin panen raya akan kita raih dalam waktu tiga bulan ke depan,” tegas Andi Rian.

Keberhasilan program ini, lanjut Andi Rian, tidak terlepas dari keterlibatan aktif para offtaker sejak awal proses penanaman. “Kerja sama ini tidak hanya sebatas mengambil hasil produksi, namun juga akan ikut serta dalam proses penanaman,” jelasnya.

Mekanisme contract farming yang tengah dijalankan antara offtaker dan kelompok tani diharapkan dapat memastikan keberlangsungan dan kesuksesan program ini. “Ini gerakan seluruh Indonesia. Kalau di Sumatera Selatan, kita fokus di Ogan Ilir,” ujar Andi Rian.

Kolaborasi Besar untuk Ketahanan Pangan

Program penanaman jagung seluas 761 hektare di Sumatera Selatan merupakan bagian dari upaya nasional untuk mencapai swasembada pangan tahun 2025. Polda Sumsel bekerja sama dengan TNI, Kementerian Pertanian, GAPKI, Perhutani, Inhutani, swasta, dan pemerintah daerah untuk mewujudkan target tersebut.

“Secara keseluruhan, lahan garapan pertanian jagung di seluruh Ogan Ilir mencapai 400 hektare,” ungkap Andi Rian. Bibit jagung yang digunakan, salah satunya adalah jenis Pioneer F1, ditanam di lahan seluas 10 hektare milik masyarakat yang dikelola oleh kelompok tani.

“Target kita seluruh Indonesia ini menanam 1 juta hektar tanaman jagung. Saya berharap bersama stakeholder yang ada khusus di wilayah Sumsel ini bisa terwujud,” tambahnya.

Kapolda Sumsel juga mengapresiasi salah satu anggota Polri yang menginisiasi penanaman jagung di Ogan Ilir, yakni Aipda Iwan Haryanto tang juga berhasil melakukan ujicoba ubi varietas baru dengan nama ubi Bhayangkara Madu.

“Luar biasa Aipda Iwan ini, harus kita dukung. Jika hanya dia sendiri, tentu tidak bisa (menanam),” tutupnya.

Ogan Ilir Jadi Pusat Perhatian

Ogan Ilir dipilih sebagai salah satu pusat kegiatan penanaman jagung di Sumatera Selatan. Kehadiran Staf Ahli Menteri Pertanian, Sekda Provinsi Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Bupati OI, Wakapolda Sumsel, dan sejumlah pejabat utama Polda Sumsel dalam acara penanaman perdana di Indralaya menunjukkan tingginya perhatian terhadap program ini.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dialog Sawit: Cara Sumbar Hindari Gesekan Pajak Air Permukaan

11 April 2026 - 12:27 WIB

Pajak Air Sawit: Antara Keuntungan Perusahaan dan Hak Desa

11 April 2026 - 12:08 WIB

UMKM Sundawenang Naik Kelas: Strategi Digital di Balai Desa

11 April 2026 - 02:09 WIB

Jangan Tunggu Viral: Merek Adalah Perisai UMKM Desa

7 April 2026 - 20:16 WIB

Menenun Identitas Ranah Minang Melalui Proteksi Kekayaan Intelektual

6 April 2026 - 16:41 WIB

Pemuda Kepulungan Pilih Bebek: Solusi Cuan Luar Pabrik

6 April 2026 - 08:17 WIB

Trending di EKBIS