Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 21 Jun 2025 20:48 WIB ·

Pokdarwis Paingan: Mandiri dengan Pupuk Kompos Organik


					Berfoto Bersama Anggota Pokdarwis Paingan dengan Rombongan Dosen dan Mahasiswa UNAND, Sabtu (21/06/2025) di Sekretariat Pokdarwis Paingan Desa Wisata GURANJHIL, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman. Perbesar

Berfoto Bersama Anggota Pokdarwis Paingan dengan Rombongan Dosen dan Mahasiswa UNAND, Sabtu (21/06/2025) di Sekretariat Pokdarwis Paingan Desa Wisata GURANJHIL, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman.

Padang Pariaman [DESA MERDEKA] – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Paingan di Nagari Guguak Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menunjukkan komitmen kuatnya terhadap pertanian berkelanjutan.

Melalui Program Kemitraan Masyarakat Membantu Nagari Membangun (PKM-MNM), Universitas Andalas (Unand) menggelar bimbingan teknis dan sekolah lapang mengenai penerapan sistem pertanian organik.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung dalam empat kali pertemuan ini telah dimulai pada Sabtu, 21 Juni 2025. Fokus utama pertemuan perdana adalah pembuatan pupuk kompos dari limbah dapur rumah tangga.

Dr. Silvia Permata Sari, Ketua Tim PKM-MNM UNAND 2025, menjelaskan prosesnya dengan gamblang. “Limbah sayuran dan buah dari dapur dicacah halus, lalu dicampur dengan kotoran sapi, bubuk kulit telur, molase, dan air gula merah,” ujarnya.

Material ini kemudian ditutup rapat dengan plastik hitam dan diaduk seminggu sekali hingga matang menjadi kompos dalam 3–4 minggu. Setelah dingin, pupuk kompos siap diaplikasikan. “Dari sampah menjadi berkah!” tegas Dr. Silvia, menyoroti potensi limbah sebagai sumber daya berharga.

Dr. Silvia Permata Sari Menjelaskan kepada Peserta Pelatihan tentang Proses Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Rumah Tangga, Sabtu (21/06/2025)

Selain praktik langsung, peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota Pokdarwis Paingan juga menerima materi penting dari para pakar. Dr. Dini Hervani, SP., M.Si., membawakan materi tentang budidaya organik pada tanaman hortikultura seperti kacang tanah dan jagung. Sementara itu, Ir. Muhsanati, M.S., mendalami topik pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik kompos.

H. Ali Akbar, Ketua Pokdarwis Paingan, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran tim pengabdian dari Unand yang berjumlah 20 orang, terdiri dari dosen dan mahasiswa. “Insyaallah kegiatan ini bermanfaat bagi kami serta masyarakat sekitar dalam penggunaan pupuk organik guna mengurangi biaya pupuk yang selama ini menggunakan pupuk kimia,” pungkasnya.

Ir. Muhsanati, MS. membahas Pengolahan Sampah Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik Kompos.

Inisiatif ini diharapkan dapat membantu para petani di Nagari Guguak Kuranji Hilir dan seluruh Padang Pariaman dalam menghemat biaya produksi pertanian secara signifikan. Selain itu, penggunaan pupuk organik juga akan meningkatkan kesuburan tanah secara alami, menciptakan sistem pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Kegiatan Pengabdian ini didanai oleh LPPM UNAND melalui Program Kemitraan Masyarakat Membantu Nagari Membangun Batch I, dengan Nomor Kontrak: 10/UN16.19/PM.03.03/PKM-MNM/2025, tertanggal: 14 April 2025, diketuai oleh: Dr. Silvia Permata Sari, SP., MP.

Acara pembuka ditutup meriah dengan pemberian doorprize kepada tujuh peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar dan tiga peserta yang membawa limbah rumah tangga sebagai bentuk partisipasi aktif.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 429 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menjaga NKRI dari Mushola Desa di Kaki Perbukitan Ponorogo

19 Oktober 2026 - 09:10 WIB

​Sambut Sumpah Pemuda, IPP Bhirawa Yudha Bersama Pemdes Bancar Gelar Jalan Santai

19 Oktober 2026 - 09:06 WIB

El Niño Godzilla Kepung Banyumas, 76 Ribu Jiwa Krisis Air

9 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Redam Sengketa, Pemkab Tanbu Pasang Pilar Batas Kusan Hulu Kuranji

8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Trending di KABAR DESA