Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

LINGKUNGAN · 29 Jan 2025 16:51 WIB ·

Pohon Tumbang Ancam Rumah Warga Akibat Longsor di Ciamis


					<em>Pohon kelapa tumbang mengancan rumah warga di Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Selasa (28/1/2025). Kondisi tersebut diakibatkan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini di Ciamis. (BPBD Ciamis)</em> Perbesar

Pohon kelapa tumbang mengancan rumah warga di Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Selasa (28/1/2025). Kondisi tersebut diakibatkan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini di Ciamis. (BPBD Ciamis)

Ciamis [DESA MERDEKA] –  Bencana tanah longsor kembali mengguncang Kabupaten Ciamis. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya, pada Selasa (28 Januari 2025). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah menjadi labil dan memicu longsor.

Akibat longsor, sebuah pohon kelapa besar tumbang dan hampir menimpa rumah milik Ibu Rumnah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, posisi rumah yang sangat dekat dengan pohon tumbang membuat kondisi tersebut sangat membahayakan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan. “Penyebab utama kejadian ini adalah longsoran tanah yang mengakibatkan pohon kelapa tumbang. Kondisi ini sangat membahayakan karena rumah Ibu Rumnah berada tepat di bawah pohon yang tumbang,” jelas Ani.

Sebagai langkah awal, BPBD akan segera mengevakuasi pohon kelapa yang tumbang. “Kami telah berkoordinasi dengan tenaga ahli untuk menebang dan memindahkan pohon tersebut. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan warga,” tegasnya.

Selain itu, Ani juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan. “Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat wilayah kita rentan terhadap bencana tanah longsor. Kami berharap masyarakat dapat selalu siaga dan melaporkan jika terjadi tanda-tanda bahaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ibu Rumnah, pemilik rumah yang terancam, telah mengungsi ke tempat yang lebih aman bersama keluarga. Keputusan ini diambil untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Irwan Nurdiawan, seorang warga setempat yang pertama kali melaporkan kejadian ini, mengungkapkan bahwa kondisi tanah di sekitar lokasi longsor masih labil. “Meskipun longsornya tidak terlalu besar, namun posisi rumah Ibu Rumnah sangat dekat dengan pohon tumbang. Oleh karena itu, kami langsung membantu beliau untuk mengungsi,” ujar Irwan.

Kejadian ini menambah daftar panjang bencana alam yang melanda Kabupaten Ciamis akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. BPBD bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus berupaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya mitigasi bencana guna meminimalkan dampak kerugian yang lebih besar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menagih Janji Dam di Rumah Warga Sungai Duo

6 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Nestapa Karangsegar: Siklus Abadi Banjir dan Krisis Air

30 Juli 2026 - 15:16 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah di Akar Rumput Singosari

24 Juli 2026 - 07:32 WIB

Camat Singosari menerima penghargaan Kecamatan Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Malang 2026 melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Puting Beliung Terjang Talun Rejo, Warga Menanti Bantuan Pemerintah

5 Juli 2026 - 20:33 WIB

Bumi Butuh Healing: Warga Batu Busuak Belajar Rawat Tanah

25 Juni 2026 - 05:31 WIB

Darurat Sampah: Desa di Pati Wajib Miliki Perdes Kebersihan

18 Juni 2026 - 06:08 WIB

Trending di LINGKUNGAN