Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

SOSBUD · 15 Okt 2023 18:39 WIB ·

Pesta Rakyat Corawali Hidupkan Tradisi Mallanca dan Balap Kuda


					Pesta Rakyat Corawali Hidupkan Tradisi Mallanca dan Balap Kuda Perbesar

Bone, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] Tradisi ekstrem mallanca dan pacuan kuda mendadak menghidupkan kembali area persawahan Kecamatan Barebbo. Lewat gelaran Pesta Rakyat Desa Corawali, Kabupaten Bone, ribuan warga berkumpul untuk merayakan warisan leluhur yang mulai langka sekaligus mempererat persatuan masyarakat setempat.

Langkah berani Pemerintah Desa Corawali menggelar acara ini secara besar-besaran pada Ahad, 15 Oktober 2024, langsung mendapat sorotan tajam dari berbagai tokoh penting Sulawesi Selatan. Di tengah gempuran modernisasi gadget, desa ini justru memilih memutar haluan ke belakang: menggunakan ruang agraria (sawah) sebagai panggung utama pelestarian budaya.

“Ini dilaksanakan pertama kalinya sebagai bagian dari pesta rakyat di desa kami untuk mempererat persatuan masyarakat,” ujar Kepala Desa Corawali, H. Muksin.

Upaya pelestarian ini diakui sangat krusial oleh Penjabat Bupati Bone, Drs. H. Andi Islamuddin, M.H. Saat membuka acara, ia menyoroti bagaimana olahraga tradisional seperti balap kuda sudah sangat jarang ditemui di era digital. Melalui momentum ini, ia berharap esensi pesta rakyat menjadi ruang silaturahmi yang menggembirakan, bukan ajang perpecahan.

Sensasi bernostalgia dengan masa lalu rupanya juga memikat perhatian mantan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Hadir di tengah kerumunan karena hobi masa kecilnya, ia bahkan berjanji membeli layang-layang pemenang lomba untuk dibawa pulang. Kehadirannya bersama CEO AAS Community, A Amar Ma’ruf Sulaiman, serta jajaran Kepala Dinas Perdagangan dan TPHP Bone, memberi sinyal kuat bahwa tradisi tingkat desa memiliki daya tawar magnetis bagi para pembuat kebijakan.

Camat Barebbo, Hj. Faidah, mengakui bahwa kolaborasi masif antara pemerintah desa dan warga ini merupakan sejarah baru bagi wilayahnya. Kemeriahan yang tersaji di tengah sawah ini membuktikan bahwa pembangunan desa yang berkelanjutan tidak melulu soal infrastruktur fisik, melainkan bagaimana menjaga denyut nadi kebudayaan tetap hidup di hati masyarakatnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 61 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sapi Kurban Presiden Prabowo Dongkrak Gengsi Peternak Merangin

27 Mei 2026 - 13:30 WIB

Desa Terdampak Bencana Jadi Fokus Tebar Qurban Pemprov Sumbar

26 Mei 2026 - 20:22 WIB

Sinergi Pemuda Sumbar Jadi Benteng Persatuan Desa

23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Kiat Desa Gandekan Genjot Target PBB Lewat Wayang Kulit

19 Mei 2026 - 11:58 WIB

Tradisi Merangkat: Pemuda Desa Puyung Jaga Jantung Adat

18 Mei 2026 - 19:16 WIB

Bersih Desa Karanglo Lor Ponorogo Pacu Gotong Royong

18 Mei 2026 - 17:11 WIB

Trending di SOSBUD