Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Senyum lebar tampak menghiasi wajah para siswa SDI Bonerate No. 85. Untuk pertama kalinya mengikuti perkemahan Palang Merah Remaja (PMR) tingkat kabupaten, mereka langsung berhasil membawa pulang dua piala pada ajang bergengsi HUT ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI) di Lapangan Bontokorong, Desa Mare-mare, Kecamatan Bontomanai, Rabu (17/9/2025).
Meski berstatus pendatang baru, kontingen PMR Mula SDI Bonerate tampil penuh percaya diri di hadapan ratusan peserta dari berbagai sekolah. Kerja sama dan semangat pantang menyerah mereka akhirnya berbuah manis dengan meraih Juara 2 Lomba Rangking 1 dan Juara 3 Lomba Yel-yel.
Kepala Sekolah SDI Bonerate No. 85, Hj. Zamrah, S.Pd.SD, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. “Saya sangat mengapresiasi anak-anak PMR SDI Bonerate yang telah berjuang dengan penuh semangat hingga bisa meraih juara. Ini adalah awal yang baik dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung kegiatan PMR di sekolah. Semoga prestasi ini menjadi pengalaman berharga yang akan mendorong anak-anak semakin percaya diri,” ujarnya.

Prestasi itu semakin istimewa karena dicapai dengan persiapan sederhana dan keterbatasan fasilitas. Namun, justru semangat kebersamaan dan kerja keras yang membuat anak-anak SDI Bonerate mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Hal senada diungkapkan oleh Pembina PMR Mula sekaligus Wakil Ketua PMI Bidang Relawan dan PMR Kecamatan Pasimarannu, Ade Ilhamsyah, A.Md.Tra. “Prestasi yang diraih PMR Mula SDI Bonerate No. 85 adalah bukti bahwa dengan semangat, kerja sama, dan dukungan semua pihak, anak-anak kita mampu tampil dengan percaya diri. Kami berharap keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus aktif dalam kegiatan kepalangmerahan,” tuturnya.

Keberhasilan PMR Mula SDI Bonerate No. 85 dalam membawa pulang dua piala pada penampilan perdana mereka bukan hanya sekadar catatan prestasi, tetapi juga menjadi simbol optimisme. Dari ruang kelas sederhana di Bonerate, lahir generasi muda yang siap berkompetisi, menjunjung nilai kemanusiaan, dan mengharumkan nama daerah di tingkat kabupaten.

“Ketika suara rakyat dibungkan, jurnalisme menjadi senjata. Kami hadir bukan hanya untuk melaporkan, tapi untuk mengingatkan bahwa keadilan dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Di balik setiap berita, ada tekad untuk menjadikan desa lebih sadar, lebih berdaya, dan benar-benar merdeka.”
HP : 081355523999

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.