Camat Padang Jaya Tekankan Balai Desa Wajib Jadi Pusat Pelayanan Publik
Bengkulu Utara, Bengkulu [DESA MERDEKA] – Camat Padang Jaya, Maman Suherman S.STP, menghimbau seluruh kepala desa dan perangkat desa di wilayahnya untuk memfungsikan balai desa sebagai pusat pelayanan publik dan kegiatan masyarakat. Himbauan tegas ini disampaikan lantaran Camat melihat masih banyak kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar, seperti rapat atau musyawarah, yang masih dipusatkan di kantor desa, sementara balai desa kerap terabaikan dan hanya terkesan sebagai bangunan fisik semata.
Menurut Maman, kantor desa seharusnya tetap fokus sebagai pusat pelayanan administrasi sehari-hari. Dengan memindahkan kegiatan musyawarah dan pelatihan ke balai desa, perangkat desa dapat memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Setidaknya melalui kegiatan seperti bimbingan teknis (Bimtek) ini, balai desa dapat difungsikan secara optimal, sehingga bangunan yang sudah ada tidak hanya berdiri megah saja,” kata Maman Suherman saat membuka Bimtek bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Padang Jaya, Senin (22/5/2023).
Ia menambahkan, kepala desa harus memanfaatkan balai desa untuk mengakomodasi kegiatan yang mengumpulkan banyak warga. Hal ini untuk menjaga kualitas pelayanan di kantor desa.
“Seyogyanya, kegiatan seperti Bimtek ini digelar di balai desa, sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan reguler masih bisa mendapatkan layanan optimal di kantor desa,” terangnya.
Bawang Merah Diproyeksikan Jadi Komoditas Unggulan
Di sisi lain, Camat Padang Jaya saat ini tengah gencar melakukan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat di masing-masing desa mengenai budidaya bawang merah. Inisiatif ini didorong oleh keyakinan terhadap potensi nilai ekonomis tinggi yang dapat dihasilkan, yang diharapkan mampu memberikan dampak positif signifikan bagi perekonomian masyarakat Padang Jaya.
Maman meyakini bahwa program pengembangan bawang merah ini akan menjadi komoditas unggulan dan icon di Kabupaten Bengkulu Utara.
Program ini diwujudkan melalui serangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) yang meliputi persiapan media tanam, pemilihan bibit, pengolahan pupuk kompos, hingga cara pemeliharaan dan panen yang tepat. Program perdana ini salah satunya dilaksanakan di Desa Tambak Rejo.
Dukungan Desa Kunci Ketahanan Pangan
Maman Suherman menekankan bahwa keberhasilan program unggulan ini sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua elemen, terutama pemerintah desa. Dukungan desa sangat vital, mulai dari penyediaan sarana hingga mobilisasi petani.
“Melalui Bimtek ini, kami meminta agar para peserta yang hadir ke depannya dapat menularkan ilmu dan pengetahuan ini kepada masyarakat lainnya. Kami sadar ini tidak mudah, namun kami yakin program pengembangan Bawang Merah ini mampu mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Bengkulu Utara,” tutup Camat Maman.
Program pengoptimalan fungsi balai desa dan pengembangan komoditas unggulan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kecamatan Padang Jaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menggerakkan ekonomi lokal secara bersamaan.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.