Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 17 Mar 2025 19:26 WIB ·

Pemerintah Bentuk Satgas, Target 70.000 Koperasi Desa Dalam 6 Bulan


					<em>Menko Pangan Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers tentang pembentukan Satgas Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Senin (17/3/2025).</em> Perbesar

Menko Pangan Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers tentang pembentukan Satgas Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Pemerintah Kejar Pembentukan 70.000 Koperasi Desa Merah Putih, Libatkan Lintas Kementerian

Jakarta [DESA MERDEKA] Pemerintah bergerak cepat merealisasikan target ambisius pembentukan 70.000 Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Untuk mempercepat proses ini, sebuah Satuan Tugas (Satgas) lintas kementerian dan lembaga resmi dibentuk dengan target menyelesaikan pembentukan seluruh koperasi dalam waktu enam bulan ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/3/2025), menjelaskan bahwa Satgas ini merupakan representasi komitmen kolektif pemerintah. Satgas melibatkan sejumlah menteri kunci, termasuk Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Sosial, Menteri Desa dan PDTT, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri BUMN, Menteri Koperasi dan UKM, serta Kepala Badan Pangan Nasional.

“Instruksi Presiden (Inpres) akan segera diterbitkan untuk mengatur pembagian tugas yang jelas antar kementerian dan lembaga dalam mencapai target pembentukan koperasi desa ini,” ujar Zulkifli.

Memutus Rantai Pasok dan Sumber Pendanaan
Tujuan utama dari Koperasi Desa Merah Putih adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa dengan fokus pada sektor pangan. Koperasi ini diharapkan dapat menyerap langsung hasil pertanian desa, secara efektif memotong rantai pasok komoditas sembako, dan mendistribusikannya langsung ke warung desa dan masyarakat. Dengan memangkas peran tengkulak, diharapkan harga jual di tingkat petani menjadi lebih stabil dan harga beli masyarakat menjadi lebih terjangkau.

Mengenai pendanaan, Zulkifli menjelaskan bahwa skema pembiayaan akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) serta fasilitas pinjaman dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Skema pembiayaan yang lebih rinci akan dirumuskan lebih lanjut oleh Satgas.

Keputusan Koperasi di Tangan Musyawarah Desa
Menko Zulkifli juga menekankan bahwa keputusan mengenai pembentukan koperasi akan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat desa. Musyawarah desa akan menentukan apakah mereka akan membentuk koperasi baru atau menggabungkan serta merevitalisasi lembaga ekonomi yang sudah ada, seperti Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kepala desa tidak perlu khawatir. Musyawarah desa yang akan memutuskan, karena tujuannya murni untuk memajukan desa dan meningkatkan perekonomian lokal,” tegas Zulkifli, memastikan bahwa prinsip otonomi dan partisipasi desa tetap dijunjung tinggi dalam proses ini.

Satgas lintas kementerian ini diharapkan dapat memastikan sinergi program dari berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pembiayaan, hingga pendampingan teknis, sehingga target 70.000 Koperasi Desa Merah Putih dapat terwujud sesuai jadwal yang ditetapkan dalam enam bulan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Warung Pangan ID Food Diperluas, Pasar Tradisional Didorong Putus Rantai Pasok

11 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Suara Pelaku UMKM Sumbar: Butuh Legalitas Dan Keuangan

29 Juli 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Halal Global Harus Dimulai dari Desa dan UMKM

23 Juli 2026 - 14:58 WIB

Kisah Sukses Marno Kembangkan Bakso Lewat Bimtek

25 Juni 2026 - 15:53 WIB

Bukan Cuma Berburu Turis, Ini Wajah Baru Pariwisata Masa Depan!

31 Mei 2026 - 01:38 WIB

Internet Rakyat: Senjata Baru BUMDesa Sragen Mandiri Digital

30 Mei 2026 - 18:42 WIB

Perangkat Internet Rakyat di Acara GAS 2026
Trending di EKONOMI BISNIS