Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 27 Jun 2025 14:52 WIB ·

Pelatihan Misterius: Reje dan Camat Aceh Tengah Bingung!


					Pelatihan Misterius: Reje dan Camat Aceh Tengah Bingung! Perbesar

Takengon [DESA MERDEKA] Sebuah undangan pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat gampong (desa) di Kabupaten Aceh Tengah menjadi sorotan. Melansir Lintasgayo.com, pada Rabu malam, 25 Juni 2025, tim menerima salinan surat undangan yang memicu kebingungan di kalangan pejabat daerah.

Surat tersebut berasal dari PT. Mitra Event Manajemen, mengajukan penawaran kerja sama untuk menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas mengenai pengelolaan sampah terpadu. Tema yang diusung pun cukup spesifik: “Manajemen Pengelolaan Sampah Desa Mandiri Berbasis Pemberdayaan Masyarakat.” Undangan ini ditujukan kepada seluruh Reje Kampung (Kepala Desa) se-Kabupaten Aceh Tengah.

Screen Capture salinan surat. Dok. Lintasgayo.com

Menurut jadwal yang tercantum, kegiatan ini seharusnya berlangsung pada 25 Juni hingga 27 Juni 2025. Uniknya, pelatihan ini dibagi di dua lokasi berbeda: Hotel Danau Toba Internasional untuk para Reje, dan Hotel Madani Medan untuk pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Surat ini ditandatangani oleh Direktur PT. Mitra Event Manajemen, Syafrizal, di Langkat pada 2 Juni 2025.

Namun, yang menjadi masalah adalah dugaan ketidakjelasan dan minimnya koordinasi. Menanggapi temuan ini, pada Kamis pagi, 26 Juni 2025, tim Lintasgayo.com segera menghubungi Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Tengah, Idrus Syahputra. Dengan tegas, Idrus menuturkan ketidaktahuannya mengenai adanya pelatihan tersebut. “Kita tidak tahu, tidak ada koordinasi ke kita,” ujarnya.

Senada dengan Idrus, Sukurdi Win, Camat Pegasing sekaligus Ketua Forum Camat se-Kabupaten Aceh Tengah, juga mengaku terkejut. “Terkait hal itu, kami juga baru lihat suratnya di grup forum camat. Karena memang yang tahu kegiatan itu forum Reje, kalau tahu pun dia,” kata Sukurdi.

Sukurdi menegaskan bahwa tidak ada koordinasi dari pihak manapun terkait kegiatan tersebut. Ia bahkan baru melihat surat itu di grup komunikasi Camat. “Saya baru lihat juga dan belum ada koordinasi dengan forum Reje. Apakah kegiatan itu ada atau tidak, saya juga belum mengetahui secara pasti. Nanti saya konfirmasi dulu,” pungkasnya, menunjukkan indikasi bahwa kegiatan ini bisa jadi tidak diketahui oleh pihak yang seharusnya terlibat. Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai validitas dan transparansi pelatihan yang diinisiasi oleh PT. Mitra Event Manajemen.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di KABAR DESA