Pangandaran, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat (Disparbud Jabar) baru-baru ini mendampingi perwakilan empat desa wisata di Kabupaten Pangandaran dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia di Desa Wisata. Pelatihan ini dilaksanakan pada 8-10 Juli 2025 di Aula Desa Selasari, menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan potensi pariwisata lokal.
Empat desa yang antusias mengikuti pelatihan ini adalah Desa Cimindi, Desa Bangunkarya, Desa Selasari, dan Desa Kertayasa. Pesertanya meliputi perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola desa wisata, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pemerintah desa setempat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi dalam pengelolaan pariwisata di tingkat desa.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi penting seputar manajemen desa wisata dan strategi penanganan konflik, yang disampaikan oleh narasumber ahli, Lia Afriza. Selain itu, Irma Yuliawantini, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparbud Jabar, turut memberikan pembekalan mengenai penerapan nilai-nilai Sapta Pesona dan penguatan program Sadar Wisata. Materi-materi ini sangat relevan untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik bagi pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Nana Sukarna, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa peran aktif sektor pariwisata lokal sangat krusial dalam membangun kelembagaan yang kuat. Nana juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor sebagai strategi efektif untuk mengatasi ketimpangan antara target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kondisi pengelolaan pariwisata saat ini.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mengembangkan sektor ini, Kabupaten Pangandaran saat ini tengah menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan desa wisata untuk lima tahun ke depan. Langkah strategis ini bertujuan menciptakan desa wisata yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.
Melalui program ini, diharapkan desa-desa wisata di Pangandaran mampu menyusun dan mengembangkan paket wisata berbasis minat khusus. Inovasi ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman wisatawan, sekaligus memperkuat posisi Pangandaran sebagai destinasi unggulan. Pangandaran tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga unggul dalam keramahan dan daya saing di tingkat global.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.