Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 29 Agu 2023 14:31 WIB ·

Panca Aksi PSM: Jembatan Kemanusiaan demi Kemandirian Desa


					Panca Aksi PSM: Jembatan Kemanusiaan demi Kemandirian Desa Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) periode 2019-2024, Abdul Halim Iskandar, resmi mencanangkan Panca Aksi Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM). Langkah strategis ini dirancang untuk mengubah wajah pembangunan desa dari sekadar proyek fisik menjadi penguatan sumber daya manusia (SDM) yang mandiri melalui pendekatan mikro.

Sosok yang akrab disapa Gus Halim ini menegaskan bahwa inti dari peran PSM adalah menjadi “penghubung” antarkelas sosial. Dalam kacamata sosiologi, sering terjadi dikotomi atau pemisahan antara kelas bawah dan atas. Di sinilah PSM hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kepedulian nyata dan pendampingan warga.

“Pembangunan harus sesuai dengan mazhab level desa dengan pendekatan mikro. Jika ini konsisten dilakukan, visi membangun dari pinggiran akan terus berjalan efektif siapa pun pemimpinnya,” ujar Gus Halim dalam Peringatan Hari Keswadayaan Masyarakat di Jakarta.

Lima Jurus PSM Gerakkan Desa
Panca Aksi PSM bukan sekadar dokumen di atas kertas, melainkan panduan wajib bagi 2.874 PSM yang tersebar di seluruh Indonesia. Berikut adalah poin-poin aksinya:

  • Aktif dalam Forum Komunikasi: Masuk dan berperan dalam jaringan PSM Nusantara.
  • Literasi SDGs Desa: Mengedukasi warga mengenai capaian pembangunan dan target desa mandiri.
  • Penciptaan Peluang: Bergotong royong membuka lapangan kerja dan peluang usaha baru di desa.
  • Solidaritas Anti-Kemiskinan: Menggerakkan kepedulian warga untuk saling bantu memutus rantai kemiskinan.
  • Penjaga Kerukunan: Menjadi motor pendamai dan penjaga harmoni di tengah keberagaman warga desa.

PSM: Sang Makelar Kebaikan di Akar Rumput
Saat ini, kekuatan PSM tersebar luas. Kemendes PDTT memiliki 219 personel, sementara ribuan lainnya tersebar di Kemenag, Kominfo, BNN, hingga pemerintah daerah yang mencapai 2.591 orang. Gus Halim menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM desa adalah kunci utama. Tanpa SDM yang berdaya, kemandirian desa hanyalah angan-angan.

Hari Keswadayaan Masyarakat yang diperingati setiap 27 Agustus ini diharapkan menjadi momentum tahunan untuk membakar semangat para penggerak. Tahun ini, peringatan diisi dengan dialog interaktif dan pemberian penghargaan bagi PSM teladan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka di lapangan.

Dengan Panca Aksi ini, PSM diharapkan tidak lagi bekerja secara parsial, melainkan menjadi satu kesatuan mesin penggerak yang membawa desa-desa di Indonesia menuju kedaulatan ekonomi dan sosial.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sengketa Lahan Lempuing Jaya dan Sengkarut Arsip Desa

31 Juli 2026 - 20:33 WIB

Nestapa Subari: Sisi Lain Keadilan Restoratif Desa Trangkil

31 Juli 2026 - 07:37 WIB

Minta Maaf Tak Cukup, Sanksi Adat Menanti di Kuranji

30 Juli 2026 - 09:35 WIB

Menanti Negara Mengakui Batas Administrasi Wilayah Adat Desa Darmo

29 Juli 2026 - 16:27 WIB

Kampus Sumbar Didorong Teliti dan Lestarikan Budaya Minangkabau

27 Juli 2026 - 06:01 WIB

Septiani: Tulang Punggung yang Berpulang di PT PEI HAI

25 Juli 2026 - 14:27 WIB

Trending di SOSBUD