Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 28 Sep 2025 22:11 WIB ·

Organisasi Relawan RAMBO Resmi Terbentuk, Siap Kawal Pemerintahan Prabowo


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Sebuah kekuatan politik baru dari elemen masyarakat sipil resmi dideklarasikan di Bekasi pada Minggu (28/9/2025). Mengusung nama Relawan Rakyat Membela Prabowo (RAMBO), organisasi ini lahir dari tekad rakyat untuk memastikan keberlanjutan dan stabilitas kepemimpinan Presiden H. Prabowo Subianto serta mengawal implementasi program pembangunan nasional.

Pembentukan RAMBO digelar di sekretariatnya di Kedung Waringin, Jalan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam rapat deklarasi tersebut, H. Haetami Abdullah secara aklamasi ditetapkan sebagai Ketua Umum RAMBO. Ia didampingi oleh Mulyadi, S.H., M.H., sebagai Sekretaris Jenderal, dan Hasan sebagai Bendahara Umum.

Menjadi Benteng Rakyat dan Pengawal Program Nasional
Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum Haetami Abdullah menyampaikan pesan politik yang tegas, menggarisbawahi peran strategis RAMBO. Ia menegaskan bahwa organisasi ini didirikan sebagai wujud nyata partisipasi rakyat untuk menjaga dan mempertahankan pemerintahan yang sah.

“RAMBO lahir dari tekad rakyat untuk menjaga keberlanjutnya kepemimpinan Presiden H. Prabowo Subianto. Kami berdiri tegak sebagai benteng rakyat, untuk menghadapi segala bentuk ancaman, baik langsung maupun tidak langsung, baik dalam ranah politik maupun aspek lain yang dapat mengganggu stabilitas pemerintahan,” tegas Haetami, disambut tepuk tangan riuh.

Lebih dari sekadar mendukung, RAMBO berkomitmen untuk menjadi pengawal yang memastikan seluruh program pembangunan nasional benar-benar terlaksana demi kepentingan rakyat, dari pusat hingga ke akar rumput.

“Kami ingin memastikan program pembangunan nasional benar-benar berjalan demi kepentingan rakyat. Dari desa hingga kota, dari akar rumput hingga pusat, RAMBO akan hadir sebagai kekuatan rakyat yang solid, mandiri, dan berdaulat. Bagi kami, menjaga pemerintahan berarti menjaga masa depan bangsa,” tambahnya.

Visi Gerakan Rakyat Berdaulat
Struktur awal RAMBO yang diisi oleh aktivis sosial menegaskan fokus organisasi ini pada penguatan peran rakyat di tingkat akar rumput. RAMBO memiliki visi besar: mewujudkan gerakan rakyat yang solid, mandiri, dan berdaulat dalam mendukung kepemimpinan nasional Prabowo Subianto demi Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat, berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Organisasi ini merumuskan empat misi utama, termasuk menghimpun kekuatan rakyat untuk mendukung program pembangunan, melaksanakan kegiatan sosial-ekonomi yang bermanfaat, menjadi wadah aspirasi rakyat, serta mendorong terwujudnya pemerintahan yang kuat, bersih, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

RAMBO berencana membentuk kepengurusan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan organisasi dapat hadir di tengah masyarakat dan program pro-rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo dapat menjangkau semua lapisan. Dengan demikian, deklarasi di Bekasi menjadi titik awal konsolidasi kekuatan rakyat untuk mendukung stabilitas dan keberlanjutan politik nasional.

(Mulis/team)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 236 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Menanti Angka di Balik Tepuk Tangan: Menguliti Retorika Kolaborasi Kementerian Desa

21 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Trending di RAGAM