Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 29 Jul 2024 08:43 WIB ·

Ngobrol Asyik Soal Media, Generasi Muda Diajak Lebih Bijak


					Ngobrol Asyik Soal Media, Generasi Muda Diajak Lebih Bijak Perbesar

Pekalongan [DESA MERDEKA] – Siapa yang nggak kenal media sosial? Hampir semua orang punya akun di berbagai platform, mulai dari Facebook, Instagram, hingga TikTok. Tapi, pernah nggak kamu mikir, seberapa penting sih peran media dalam hidup kita? Pertanyaan ini jadi topik utama dalam diskusi Ngobrol Perkara Literasi (NGOPI) yang kedua, yang diselenggarakan oleh Taman Baca Masyarakat (TBM) Hidup Punya Cerita.

Acara yang digelar secara daring pada Minggu (28/7) ini berhasil menarik minat 23 peserta. Mereka diajak untuk berdiskusi seru bersama Nova Nur Afrianto, seorang ahli multimedia, tentang perkembangan media dari masa ke masa.

“Media itu kayak pisau bermata dua,” ujar Nova mengawali pembahasannya. “Di satu sisi, media bisa jadi sumber informasi yang sangat berguna. Tapi di sisi lain, media juga bisa menyebarkan hoaks dan berita bohong.”

Nova menjelaskan bahwa fungsi media sangat beragam, mulai dari memberikan informasi, sarana pendidikan, hingga hiburan. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, cara kita mengakses dan mengonsumsi media juga berubah. “Dulu kita cuma punya TV dan radio, sekarang kita punya smartphone yang bisa kita bawa ke mana-mana,” imbuhnya.

Peserta diskusi pun antusias menanggapi. Ada yang bertanya tentang dampak media sosial terhadap generasi muda, ada juga yang membahas tentang pentingnya literasi digital. “Saya khawatir anak-anak sekarang jadi kecanduan media sosial,” ujar Pak Ribut, salah satu peserta.

“Setuju banget,” timpal Nova. “Makanya kita harus bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai kita jadi korban hoaks atau informasi yang tidak benar.”

Kesimpulan dari diskusi ini cukup menarik. Peserta sepakat bahwa media memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan kita. Namun, kita harus bisa memilah dan memilih informasi yang kita konsumsi. Jangan mudah percaya dengan berita yang belum tentu kebenarannya. Selain itu, kita juga perlu memanfaatkan media untuk hal-hal yang positif, seperti belajar, berbagi pengetahuan, dan menjalin hubungan sosial.

“Media itu seperti pedang bermata dua. Jika digunakan dengan bijak, akan memberikan manfaat yang besar. Namun, jika disalahgunakan, akan menimbulkan dampak yang buruk,” tutup Nova.

Pesan moral dari diskusi ini jelas: Kita harus menjadi pengguna media yang cerdas dan kritis. Jangan hanya menjadi konsumen pasif, tapi juga harus aktif mencari informasi yang benar dan menyebarkan kebaikan melalui media sosial.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gebrakan Mudik Gratis Pemda Halsel 2026: Strategi Bassam-Helmi Urai Kemacetan dan Beban Ekonomi Warga

14 Maret 2026 - 21:24 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 23: Melestarikan Bahasa Daerah

13 Maret 2026 - 10:12 WIB

Misteri Pantai Laja’a: Ciri Fisik Akhiri Pencarian Panjang Djafar

13 Maret 2026 - 02:00 WIB

Privilese Raden Ardiwinata: Dobrak Birokrasi Kolonial di Usia 20

12 Maret 2026 - 21:57 WIB

Masjid Ereng-Ereng Kini Jadi Pusat Ekonomi Pemberdayaan Umat

12 Maret 2026 - 14:00 WIB

R.O. Ardiwinata: Bangsawan Sunda Pencetak Purwarupa Perikanan Indonesia

11 Maret 2026 - 20:04 WIB

Trending di RAGAM