Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

SOSBUD · 19 Mar 2025 16:54 WIB ·

Minang Day di Istiqlal: Gubernur Sumbar Resmikan Kerja Sama Pengelolaan Masjid


					<em>Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan acara Minang Day di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (18/03/2025).</em> Perbesar

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan acara Minang Day di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (18/03/2025).

Jakarta [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meresmikan acara Minang Day di selasar Masjid Negara Istiqlal, Jakarta, Selasa (18/03/2025). Acara ini menandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Masjid Istiqlal dan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi terkait pengembangan manajemen masjid.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan pengurus Masjid Istiqlal untuk mempromosikan budaya dan kuliner Minangkabau selama Ramadan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara kedua masjid.

“Kerja sama ini fokus pada pelatihan, pemberdayaan, dan pengembangan manajemen masjid. Bagi masyarakat Minang, masjid adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, bahkan di perantauan,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Minang Day menjadi momentum memperkenalkan budaya Minangkabau di Jakarta sekaligus memperkuat sinergi antara kedua masjid. Gubernur Mahyeldi mengajak perantau Minang di Jakarta untuk mendukung pembangunan Sumbar, termasuk dengan memanfaatkan layanan Bank Nagari.

Pengurus Masjid Istiqlal, Buchari, menjelaskan bahwa Ramadan tahun ini Masjid Istiqlal mengusung konsep hosting, dan Sumbar menjadi pemerintah daerah pertama yang berpartisipasi. Ia juga mengingatkan peran tokoh Minangkabau, Bung Hatta, dalam pendirian Masjid Istiqlal.

“Masjid ini berdiri di bekas Taman Wilhelmina, yang diubah menjadi taman merdeka. Nama Istiqlal sendiri berarti kemerdekaan, menunjukkan kontribusi besar orang Minang dalam sejarah masjid ini,” kata Buchari.

Hendri Hasbullah dari Biro Kesra Sumbar melaporkan bahwa acara ini berawal dari pertemuan Gubernur Sumbar dengan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar, yang mengusulkan promosi budaya Minangkabau di selasar masjid selama Ramadan.

“Minang Day berlangsung satu hari, 18 Maret 2025, dari setelah salat Ashar hingga malam setelah Salat Tarawih. Selain pameran seni dan kuliner khas Minang, acara ini juga menjadi ajang penandatanganan MoU,” jelas Hendri Hasbullah.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Kepala Sekretariat Masjid Istiqlal Neng Fatimah, Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, dan tokoh masyarakat Minang di Jakarta. (H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pawai 74 Nagari: Saat Budaya Jadi Napas Pembangunan

20 April 2026 - 21:17 WIB

Kebangkitan BKMT Sungai Limau: Dari Masjid Membangun Ekonomi Desa

19 April 2026 - 15:05 WIB

Satu Dekade Bobok Bumbung: Martabat Desa Lewat Bambu

19 April 2026 - 14:18 WIB

Siltap Langsung dari Pusat: PPDI Karangrejo Perkuat Barisan

18 April 2026 - 21:03 WIB

Silat Sumbar: Dari Nagari Menuju Panggung Olimpiade Dunia

13 April 2026 - 13:35 WIB

Sinergi Pers dan Aparat: Jaga Keamanan Parungpanjang Lewat Informasi

12 April 2026 - 21:12 WIB

Trending di SOSBUD