Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

SOSBUD · 11 Jan 2026 13:15 WIB ·

Menang Tipis Satu Suara, PPDI Karangrejo Pilih Jalan Kolaborasi


					Exif_JPEG_420 Perbesar

Exif_JPEG_420

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Demokrasi di tingkat kecamatan menunjukkan kelasnya. Musyawarah Kecamatan (Muscam) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Karangrejo yang digelar di Balai Desa Sukowiyono, Minggu (11/1/2026), berakhir dengan drama perolehan suara yang sangat tipis. Hari Tricahyono resmi terpilih sebagai Ketua PPDI Kecamatan Karangrejo masa bakti 2026–2031 setelah unggul hanya selisih satu suara dari rivalnya, Bejo Suwarno.

Menariknya, alih-alih memicu polarisasi, dinamika ini justru berakhir manis. Bejo Suwarno, sang kompetitor kuat, langsung didapuk menjadi Wakil Ketua untuk mendampingi Hari dalam menjalankan roda organisasi lima tahun ke depan. Langkah ini dipuji sebagai bentuk kedewasaan berorganisasi yang patut dicontoh oleh lembaga politik di tingkat yang lebih tinggi.

Mandat Baru: Solidaritas dan Transformasi Digital
Dalam pidato perdananya, Hari Tricahyono yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Ketua, menekankan bahwa fokus utama kepemimpinannya adalah memperkuat solidaritas internal. Ia ingin PPDI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis pemerintah dalam akselerasi pembangunan desa.

“PPDI harus menjadi wadah perjuangan aspirasi sekaligus jembatan komunikasi dengan pemerintah untuk memajukan desa-desa di Karangrejo,” ujar Hari di hadapan Camat, Kapolsek, Danramil, dan perwakilan perangkat desa se-kecamatan.

Harapan besar juga datang dari pengurus PPDI Kabupaten Tulungagung yang diwakili oleh Ana Imsawan. Ia menekankan bahwa di periode 2026–2031 ini, pengurus baru wajib membawa perubahan signifikan, terutama dalam meningkatkan kapasitas perangkat desa di tengah gempuran era digital yang menuntut pelayanan serba cepat dan transparan.

Kesejahteraan dan Penghormatan bagi Purna Tugas
Selain penguatan internal, kepengurusan Hari-Bejo mengusung tiga visi utama:

  • Pengawalan Kesejahteraan: Memastikan hak-hak perangkat desa terpenuhi sesuai regulasi.
  • Sinergi Instansi: Mempererat koordinasi dengan pemerintah tingkat kecamatan hingga kabupaten.
  • Upgrade SDM: Meningkatkan kompetensi anggota agar lebih amanah dan profesional dalam melayani masyarakat.

Momentum Muscam ini juga diwarnai suasana haru saat pemberian tali asih kepada Imam Sakroni, anggota PPDI Karangrejo yang memasuki masa purna tugas. Sakroni berpesan agar pengurus baru tidak pernah lelah memperjuangkan nasib rekan sejawat agar lebih sejahtera dan tetap amanah bagi warga desa masing-masing.

Acara ditutup dengan ramah tamah yang mempertegas bahwa persaingan suara dalam pemungutan tadi telah usai, menyisakan semangat baru untuk membangun Karangrejo yang lebih solid.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 162 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cahaya Lilin Rumah Sederhana yang Menghidupkan Batik Singosari

17 Juli 2026 - 14:28 WIB

Kebangkitan Batik Singosari

UMKM Lokal Hidupkan Festival Kuliner 100 Tahun Jam Gadang

21 Juni 2026 - 22:20 WIB

Ritual Sedekah Gunung, Kekuatan Budaya Warga Desa Lencoh

18 Juni 2026 - 04:22 WIB

Muharam di Desa: Momentum Revolusi Mental dan Etos Kerja

17 Juni 2026 - 15:31 WIB

Mandeh Siti Manggopoh, Inspirasi Pembangunan Desa Agam Modern

16 Juni 2026 - 13:46 WIB

Prasasti Kuno Buktikan Akar Sejarah Literasi Desa Nusantara

14 Juni 2026 - 08:22 WIB

Trending di SOSBUD