Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 4 Mar 2025 08:46 WIB ·

Masjid Tazkir Bela Negara: Saksi Bisu Sejarah PDRI, Titik Awal Safari Ramadhan Sumbar


					Masjid Tazkir Bela Negara: Saksi Bisu Sejarah PDRI, Titik Awal Safari Ramadhan Sumbar Perbesar

Lima Puluh Kota, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy, memilih cara yang unik untuk memulai rangkaian Safari Ramadan tahun 2025. Bukan di pusat kota, Vasko justru mendatangi Masjid Tazkir Bela Negara di Nagari Koto Tinggi, Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (3/3/2025). Masjid ini bukan tempat ibadah biasa; namanya dititipkan langsung oleh tokoh kunci Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI), Mr. Syafruddin Prawiranegara.

Kehadiran Tim Safari Ramadhan (TSR) Sumbar di lokasi ini seolah membangkitkan kembali memori kolektif tentang perjuangan bangsa yang pernah berpusat di pedalaman Sumatra Barat. “Masjid Tazkir ini penuh kenangan sejarah. Memulai safari di sini adalah bentuk penghormatan kita terhadap nilai-nilai bela negara,” ujar Vasko Ruseimy di hadapan para jemaah.

Investasi Spiritual dan Fisik
Dalam kunjungan tersebut, Vasko tidak datang dengan tangan hampa. Ia menyerahkan bantuan hibah senilai Rp25 juta dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat untuk percepatan pembangunan fisik masjid. Tak hanya itu, 20 mushaf Al-Qur’an juga diserahkan guna menghidupkan aktivitas literasi keagamaan bagi warga setempat.

Vasko menekankan bahwa bantuan ini adalah stimulan. Ia mengajak masyarakat dan para perantau untuk kembali melirik Masjid Tazkir sebagai aset sejarah yang harus dijaga kelayakannya. Menurutnya, masjid ini adalah simbol bahwa kedaulatan negara pernah dipertahankan dari surau-surau di pelosok desa.

Menyentuh Sisi Kemanusiaan di Gunuang Omeh
Keluar dari pelataran masjid, sudut pandang “bela negara” Vasko berlanjut ke aksi kemanusiaan yang lebih personal. Didampingi Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, rombongan bergerak menuju kawasan Gunuang Omeh.

Di sana, Vasko menemui salah satu warga yang kondisi huniannya memprihatinkan. Tanpa birokrasi yang berbelit, bantuan rehabilitasi rumah senilai Rp25 juta langsung diserahkan. Langkah ini menegaskan bahwa safari pemerintah tahun ini tidak hanya fokus pada seremoni di atas mimbar, tetapi juga menyentuh langsung “lantai” kehidupan masyarakat yang membutuhkan bantuan nyata.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa merawat sejarah bangsa harus berjalan beriringan dengan merawat kesejahteraan rakyat yang mendiami tanah sejarah tersebut.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

Trending di RAGAM