Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

PEMDA · 23 Feb 2026 16:34 WIB ·

Masjid Megah Pasaman Harus Jadi Pusat Energi Umat


					Masjid Megah Pasaman Harus Jadi Pusat Energi Umat Perbesar

Pasaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Di tengah menjamurnya arsitektur masjid yang kian mewah di Sumatera Barat, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy melontarkan sebuah tantangan besar bagi masyarakat Pasaman. Baginya, kemegahan fisik bangunan tanpa aktivitas keumatan yang hidup hanyalah sebuah ruang hampa. Masjid seharusnya menjadi jantung yang memompa semangat sosial, ekonomi, dan pendidikan bagi warganya.

Pesan tajam namun hangat ini disampaikan Vasko saat memimpin Safari Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Lubuk Sikaping, Minggu (22/2/2026). Di hadapan jemaah, ia menyoroti fenomena “masjid megah tapi sepi” yang kerap ia temui selama perjalanan dinasnya di berbagai pelosok wilayah Sumbar.

Menolak Masjid “Mati Suri”
Vasko secara lugas meminta agar Masjid Nurul Huda tidak sekadar menjadi tempat singgah untuk salat lima waktu. Ia menginginkan masjid ini bertransformasi menjadi laboratorium karakter bagi generasi muda. Masjid yang aktif, menurutnya, adalah masjid yang mampu merangkul anak muda melalui berbagai kegiatan produktif dan mempererat solidaritas sosial.

“Saya ingin Masjid Nurul Huda ini menjadi simbol percontohan. Bangunan bagus itu perlu, tapi menghidupkan aktivitas di dalamnya jauh lebih penting. Jika masjid hidup, insyaallah fondasi masyarakatnya juga akan kuat,” tegas Vasko.

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan
Kunjungan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hampir setahun masa pengabdian Vasko sebagai Wakil Gubernur. Safari Ramadan kali ini ia jadikan momentum untuk menyerap aspirasi sekaligus melihat langsung bagaimana kekuatan silaturahmi di tingkat akar rumput tetap terjaga.

Sebagai bentuk dukungan nyata agar masjid semakin berdaya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan dana hibah sebesar Rp50 juta dan 40 mushaf Al-Qur’an. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus bagi pengurus masjid untuk merancang program-program kreatif yang mampu menarik minat masyarakat untuk kembali meramaikan rumah ibadah.

Kekuatan Sumbar dari Mimbar
Suasana di Lubuk Sikaping pun terasa kental dengan rasa kekeluargaan. Selain diskusi serius mengenai pembinaan umat, Vasko mengaku terkesan dengan keramahan warga dan kelezatan kuliner khas Pasaman yang tersaji saat berbuka puasa. Baginya, dari meja makan dan mimbar masjidlah kekuatan Sumatera Barat dibangun.

Komitmen Pemprov Sumbar melalui Safari Ramadan ini mempertegas satu hal: pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur jalan atau jembatan, melainkan juga tentang membangun karakter masyarakat melalui masjid yang berfungsi maksimal sebagai pusat peradaban lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ramadan Bukan Alasan Malas, ASN Sumbar Tetap Disiplin

6 Maret 2026 - 04:25 WIB

Pemkab Malaka Hentikan Penyertaan Modal BUMDes 2026

5 Maret 2026 - 19:24 WIB

Wagub Vasko: Jadikan Masjid Raya Taluk Surga Bagi Musafir

5 Maret 2026 - 19:20 WIB

Wajah Baru Pantai Parkit: Berkah Tersembunyi Pasca Banjir Bandang

5 Maret 2026 - 17:38 WIB

Wujud Cinta Ranah Minang: Donasi Ratusan Juta untuk Palestina

5 Maret 2026 - 17:11 WIB

Sumbar Bukan Lagi Perlintasan: Desa Kini Target Narkoba

5 Maret 2026 - 09:59 WIB

Trending di PEMDA