Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR PEMDA · 23 Feb 2026 16:34 WIB ·

Masjid Megah Pasaman Harus Jadi Pusat Energi Umat


					Masjid Megah Pasaman Harus Jadi Pusat Energi Umat Perbesar

Pasaman, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Di tengah menjamurnya arsitektur masjid yang kian mewah di Sumatera Barat, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy melontarkan sebuah tantangan besar bagi masyarakat Pasaman. Baginya, kemegahan fisik bangunan tanpa aktivitas keumatan yang hidup hanyalah sebuah ruang hampa. Masjid seharusnya menjadi jantung yang memompa semangat sosial, ekonomi, dan pendidikan bagi warganya.

Pesan tajam namun hangat ini disampaikan Vasko saat memimpin Safari Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Lubuk Sikaping, Minggu (22/2/2026). Di hadapan jemaah, ia menyoroti fenomena “masjid megah tapi sepi” yang kerap ia temui selama perjalanan dinasnya di berbagai pelosok wilayah Sumbar.

Menolak Masjid “Mati Suri”
Vasko secara lugas meminta agar Masjid Nurul Huda tidak sekadar menjadi tempat singgah untuk salat lima waktu. Ia menginginkan masjid ini bertransformasi menjadi laboratorium karakter bagi generasi muda. Masjid yang aktif, menurutnya, adalah masjid yang mampu merangkul anak muda melalui berbagai kegiatan produktif dan mempererat solidaritas sosial.

“Saya ingin Masjid Nurul Huda ini menjadi simbol percontohan. Bangunan bagus itu perlu, tapi menghidupkan aktivitas di dalamnya jauh lebih penting. Jika masjid hidup, insyaallah fondasi masyarakatnya juga akan kuat,” tegas Vasko.

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan
Kunjungan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hampir setahun masa pengabdian Vasko sebagai Wakil Gubernur. Safari Ramadan kali ini ia jadikan momentum untuk menyerap aspirasi sekaligus melihat langsung bagaimana kekuatan silaturahmi di tingkat akar rumput tetap terjaga.

Sebagai bentuk dukungan nyata agar masjid semakin berdaya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan dana hibah sebesar Rp50 juta dan 40 mushaf Al-Qur’an. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus bagi pengurus masjid untuk merancang program-program kreatif yang mampu menarik minat masyarakat untuk kembali meramaikan rumah ibadah.

Kekuatan Sumbar dari Mimbar
Suasana di Lubuk Sikaping pun terasa kental dengan rasa kekeluargaan. Selain diskusi serius mengenai pembinaan umat, Vasko mengaku terkesan dengan keramahan warga dan kelezatan kuliner khas Pasaman yang tersaji saat berbuka puasa. Baginya, dari meja makan dan mimbar masjidlah kekuatan Sumatera Barat dibangun.

Komitmen Pemprov Sumbar melalui Safari Ramadan ini mempertegas satu hal: pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur jalan atau jembatan, melainkan juga tentang membangun karakter masyarakat melalui masjid yang berfungsi maksimal sebagai pusat peradaban lokal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Didampingi Gubernur dan Wagub Sumbar, Wapres Gibran Jenguk Korban Banjir Bandang di RSUD Arosuka

25 September 2026 - 18:55 WIB

Wapres Gibran Tinjau Dampak Banjir Bandang Solok, Tekankan Percepatan Penanganan dan Pemulihan

25 September 2026 - 18:47 WIB

Menko PMK Tinjau Dampak Galodo Solok, Pemerintah Perkuat Penanganan dan Mitigasi

25 September 2026 - 13:57 WIB

Pendekatan Humanis Warga Percepat Proyek Fly Over Sitinjau

19 September 2026 - 11:12 WIB

Menghidupkan “Mati Suri” Digital di Gerbang Batas Belu

19 September 2026 - 06:45 WIB

Petaka Kotak Kuning di Ujung Antrean Tapal Batas

11 September 2026 - 12:36 WIB

Trending di KABAR PEMDA