Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 21 Mar 2025 10:58 WIB ·

Masjid Jalur Mudik Sumbar Wajib Buka 24 Jam


					Masjid Jalur Mudik Sumbar Wajib Buka 24 Jam Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Menjelang mudik Lebaran 1446 H/2025 M, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melakukan terobosan dengan menginstruksikan seluruh masjid dan musala di sepanjang jalur utama untuk beroperasi penuh selama 24 jam. Langkah ini bukan sekadar urusan ibadah, melainkan strategi kemanusiaan untuk menjadikan rumah ibadah sebagai “rest area” paling aman bagi para perantau yang pulang kampung.

Dalam Rapat Persiapan Lebaran di Istana Gubernuran, Senin (17/3/2025), Mahyeldi menegaskan bahwa keterbukaan akses masjid adalah kunci menekan angka kecelakaan akibat kelelahan. Masjid diharapkan menjadi oase bagi pemudik yang menempuh perjalanan panjang melintasi topografi ekstrem Sumatera Barat.

Rest Area Spiritual: Lebih dari Sekadar Shalat
Gubernur menekankan bahwa masjid harus menjadi solusi bagi kebutuhan dasar manusiawi pemudik. “Jangan sampai pemudik terpaksa menahan kantuk atau kebutuhan sanitasi hanya karena tempat istirahat tertutup. Masjid harus tetap buka, baik saat arus mudik maupun balik,” ujar Mahyeldi.

Sudut pandang out of the box yang ditawarkan Mahyeldi adalah memanusiakan pemudik melalui kearifan lokal. Ia mendorong pengurus masjid untuk menyediakan layanan tambahan seperti kopi, teh, hingga makanan ringan secara gratis. Inisiatif ini mengubah citra masjid dari gedung yang kaku menjadi ruang publik yang inklusif dan ramah bagi musafir.

Keamanan Wisata dan Kelayakan Angkutan
Selain urusan masjid, Mahyeldi juga menyoroti aspek keselamatan di titik-titik krusial lainnya:

  • Objek Wisata: Pengelola pantai dan pulau diinstruksikan memperketat pengamanan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.
  • Kelaikan Jalan: Kendaraan umum yang beroperasi wajib melalui pengecekan teknis (ramp check) demi menjamin keselamatan penumpang.
  • Kebersihan Lingkungan: Gubernur mengajak masyarakat melakukan aksi bersih desa untuk menyambut kedatangan sanak saudara dari perantauan.

Instruksi ini mengirimkan pesan kuat bahwa Sumatera Barat siap menjadi tuan rumah yang hangat. Dengan menjadikan masjid sebagai titik singgah utama, pemerintah daerah berharap perjalanan mudik tahun ini tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga nyaman secara batiniah bagi jutaan perantau Minang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menanti Angka di Balik Tepuk Tangan: Menguliti Retorika Kolaborasi Kementerian Desa

21 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Jeritan dari Halmahera Selatan: Ketika Kemerdekaan Belum Menyapa Rakyat Desa Loleo

18 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Kisah Warga Pasimarannu: Evakuasi Mandiri Cepat dari Gempa

15 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Lingkaran Setan Pesisir Meranti: Mengapa Kursi Kepala Desa Sepi Peminat?

14 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Cegah Stunting, Posyandu Mawar Balitata Kawal Tumbuh Kembang Balita

12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Menggarami Lautan Lunang: Kritik Perda Bencana & Siasat APBDes

12 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Trending di RAGAM