Kediri, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, resmi “membangunkan” raksasa tidur organisasi kepemudaan di wilayahnya. Melalui pelantikan 42 pengurus baru Karang Taruna Kabupaten Kediri masa bakti 2022-2027 pada Rabu (2/11/2022), Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini memberikan mandat tegas: Karang Taruna tidak boleh lagi sekadar papan nama, melainkan harus kembali menjadi mesin penggerak desa.
Langkah ini diambil setelah organisasi tersebut mengalami masa vakum selama beberapa tahun. Mas Dhito menegaskan bahwa pengurus baru tidak punya waktu untuk bersantai. Ia menginstruksikan pendataan atau inventarisasi menyeluruh terhadap potensi pengurus di tingkat kecamatan hingga desa yang masih memiliki produktivitas tinggi.
“Prinsipnya, Karang Taruna Kabupaten Kediri harus hidup kembali setelah vakum,” tegas Mas Dhito di Ruang Joyoboyo Kantor Pemkab Kediri. Ia mengingatkan bahwa sejarah mencatat Karang Taruna di Kediri pernah meraih prestasi hingga tingkat nasional, sebuah potensi besar yang harus direbut kembali.
Sinergi SKPD: Karang Taruna Bukan Sekadar Penonton
Sudut pandang menarik muncul saat Mas Dhito memerintahkan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk “membuka pintu”. Ia tidak ingin Karang Taruna berjalan sendiri tanpa dukungan birokrasi. Mas Dhito mewajibkan setiap SKPD menyisipkan program kepemudaan yang mampu memberi ruang bagi Karang Taruna untuk berinovasi.
Instruksi ini bertujuan agar keberadaan pemuda tidak hanya terasa saat acara seremonial, tetapi benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara birokrasi dan anak muda diharapkan mampu menciptakan solusi-solusi baru bagi persoalan di desa.
Strategi Profiling dan Berburu “Embrio Produktif”
Menyambut tantangan tersebut, Ketua Karang Taruna terpilih, Danang Saputro, langsung tancap gas. Alih-alih langsung membuat acara besar, ia memilih langkah teknis dengan melakukan profiling organisasi dari akar rumput. Strategi ini dianggap lebih efektif untuk memetakan kekuatan dan kebutuhan di setiap wilayah.
“Kami langsung turun untuk melakukan prioritas terlebih dahulu melalui profiling dari tingkat kecamatan hingga desa,” ujar Danang. Ia optimistis dapat menemukan “embrio produktif” yang bisa dikembangkan menjadi program unggulan Kabupaten Kediri di kancah nasional.
Kebangkitan Karang Taruna ini menjadi babak baru bagi pemuda di Kediri. Dengan dukungan anggaran dan kebijakan dari Pemkab, kini bola berada di tangan para pengurus untuk membuktikan bahwa pemuda adalah kunci kemajuan daerah, bukan sekadar simbol organisasi yang pasif.
Informasi SEO
Frasa Kunci Utama: Kebangkitan Karang Taruna Kabupaten Kediri



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.