Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

SOSBUD · 29 Mei 2023 03:49 WIB ·

Maron Kidul Bangkit, Pawai Budaya dan Khitan Massal Meriah


					Maron Kidul Bangkit, Pawai Budaya dan Khitan Massal Meriah Perbesar

Probolinggo, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Setelah bertahun-tahun terbelenggu sunyi akibat pandemi Covid-19, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, akhirnya kembali “bernyawa”. Pada Jumat malam (26/5/2023), desa ini tumpah ruah dalam kemeriahan Pawai Budaya yang menjadi simbol kembalinya tradisi selamatan desa yang sempat tertunda lama.

Acara yang dimulai pukul 18.00 WIB ini tidak hanya sekadar arak-arakan. Kepala Desa Maron Kidul, Ridwanto, mengemas kegiatan ini dengan sentuhan sosial melalui khitanan massal yang diikuti oleh 25 anak warga setempat. Kehadiran para peserta khitan yang diarak di tengah pawai memberikan nuansa sakral sekaligus penuh sukacita bagi keluarga dan penonton.

Magnet Budaya Lintas Daerah
Keunikan selamatan desa kali ini terletak pada daya tariknya yang melintasi batas wilayah. Ridwanto mengungkapkan bahwa antusiasme tidak hanya datang dari warga lokal. Kelompok seni Reog bahkan sengaja datang dari luar Kabupaten Probolinggo untuk menyumbangkan penampilan terbaik mereka secara sukarela. Hal ini membuktikan bahwa tradisi Desa Maron Kidul memiliki magnet kuat bagi para pegiat seni.

“Ini adalah kerinduan yang tuntas. Kami bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk merencanakan kembali kegiatan ini semeriah mungkin setelah status pandemi dicabut,” ujar Ridwanto di sela-sela acara.

Hiburan Rakyat Tanpa Henti
Kemeriahan tidak berhenti pada malam pawai saja. Pemerintah Desa (Pemdes) Maron Kidul telah menyiapkan rangkaian agenda panjang untuk memanjakan masyarakat. Salah satu yang paling dinanti adalah pertunjukan ketoprak legendaris, Rukun Karya, yang didatangkan langsung dari Pulau Madura pada 29 Mei 2023 mendatang.

Melalui perhelatan rutin yang kembali hidup ini, Ridwanto membawa misi besar bagi masa depan desa. Ia berharap momentum selamatan desa ini menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.

“Harapan kami ke depan, Maron Kidul bisa menjadi desa yang benar-benar tentram dan sejahtera sesuai dengan cita-cita masyarakat selama ini,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi apik antara tradisi, aksi sosial, dan hiburan rakyat, Desa Maron Kidul berhasil membuktikan bahwa kearifan lokal adalah mesin utama penggerak semangat warga pascakrisis global.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 84 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Silek Minang Jadi Ekskul Wajib: Sekolah Formal Kini “Berguru” pada Adat

24 Januari 2026 - 21:15 WIB

Bukan Sekadar Haji Gratis, Seleksi Petugas Haji Sumbar Diperketat

22 Januari 2026 - 21:29 WIB

Terjang Ombak Demi Iman: Kisah Penyuluh Agama di Pelosok

21 Januari 2026 - 23:24 WIB

Pebayuran Krisis Tanah, PT Dela Selamatkan Nasib Petani Bekasi

21 Januari 2026 - 13:09 WIB

Wabup Tulungagung: Isra’ Mi’raj Adalah Mesin Revolusi Mental Bangsa

21 Januari 2026 - 12:27 WIB

Kapolres Tulungagung Pilih ‘Jalur Spiritual’ Awali Masa Tugas

21 Januari 2026 - 03:46 WIB

Trending di SOSBUD