Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Aksi kepedulian sosial ditunjukkan oleh Majelis Taklim Masjid Darul Huda dalam membantu meringankan beban warga terdampak bencana di Kota Padang. Pada Senin (5/1/2026), rombongan ibu-ibu majelis taklim terjun langsung ke lapangan untuk membagikan 120 paket nasi bungkus kepada masyarakat di Kelurahan Tabiang Banda Gadang.
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar empat titik lokasi yang mengalami dampak cukup parah. Ketua Majelis Taklim Masjid Darul Huda, Afdawati, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan inisiatif murni untuk berbagi keberkahan dan memberikan dukungan moril kepada para korban yang sedang mengalami kesulitan.
“Alhamdulillah, aksi ini adalah inisiatif dari Majelis Taklim Darul Huda. Kami ingin berbagi sedikit keberkahan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga kegiatan ini diberkahi oleh Allah SWT,” ujar Afdawati di sela-sela kegiatannya.
Sinergi Donatur dan Rencana Aksi Tahap Kedua
Keberhasilan penyaluran bantuan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang peduli. Afdawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada para donatur yang telah menyisihkan rezeki mereka, di antaranya adalah anggota Majelis Taklim Darul Huda sendiri, jamaah Masjid Darul Huda, serta warga RT 01 RW 13.
Melihat kondisi di lapangan yang masih membutuhkan perhatian, Majelis Taklim Masjid Darul Huda berencana untuk menggelar aksi peduli bencana tahap kedua. Mereka kembali membuka kesempatan bagi para jamaah atau masyarakat umum yang ingin menyalurkan bantuan melalui organisasi tersebut agar cakupan bantuan bisa lebih luas dan merata.

Pertemuan dengan Walikota dan Imbauan Kewaspadaan
Di tengah kegiatan distribusi bantuan di Tabiang Banda Gadang, tim Majelis Taklim sempat bertemu dengan Walikota Padang, Fadli Amran, yang juga sedang meninjau lokasi bencana. Kehadiran relawan dari unsur masyarakat seperti majelis taklim ini dinilai sangat membantu percepatan penanganan pascabencana di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli Amran menyampaikan pesan penting terkait cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah Padang. Meskipun puncak musim hujan terjadi pada akhir tahun lalu, ia mengingatkan bahwa potensi curah hujan tinggi masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
“Masyarakat diminta untuk tetap waspada. Potensi hujan masih cukup tinggi dalam beberapa bulan ke depan, jadi kewaspadaan tidak boleh kendur demi keselamatan bersama,” tegas Walikota Padang.
Aksi tanggap darurat yang dilakukan oleh kelompok masyarakat seperti Majelis Taklim Masjid Darul Huda ini diharapkan menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk saling bahu-membahu dalam menghadapi dampak bencana alam di Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.