Jember [DESA MERDEKA] – Di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, sebuah inovasi sederhana namun berdaya guna tinggi tengah berkembang pesat. Kelompok Tani Tirto Bakti II, sejak Januari 2022, telah berhasil membudidayakan maggot (larva lalat Black Soldier Fly) selama 19 bulan. Awalnya, fokus utama budidaya ini adalah pemanfaatan maggot sebagai dekomposer alami, mengubah limbah organik dari sisa panen, pasar, dan rumah makan menjadi pupuk organik padat serta cair yang sangat berguna bagi petani setempat.
Setelah menjalankan fungsinya sebagai pengurai, maggot yang sudah dipanen kemudian dijual kepada pengepul untuk dijadikan pakan ikan lele. Praktik ini menunjukkan sirkular ekonomi yang cerdas di tingkat desa, di mana limbah diubah menjadi sumber daya berharga.
Transformasi Maggot Menjadi Pelet Bergizi
Potensi besar maggot ini tak luput dari perhatian. Fajriyah Ulfah, S.TP, MP, Penyuluh Pertanian Desa Sukamakmur, bersama dua pengajar dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember, Andrew Setiawan Rusdianto, S.TP, M.Si, dan Winda Amilia, S.TP, M.Sc, melihat peluang untuk meningkatkan nilai tambah maggot. Mereka berinisiatif mengolah maggot menjadi pelet pakan ikan dengan kandungan gizi dan daya simpan yang lebih baik.
Proyek ambisius ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Mahasiswa Berdesa (Promahadesa) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jember, dimulai sejak Mei 2023. Mirip dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Promahadesa ini membawa mahasiswa dari tiga program studi di FTP untuk berinteraksi langsung dan mengabdi kepada masyarakat.
Pelet Multifungsi: Bukan Hanya untuk Lele
Hasil dari kegiatan Promahadesa ini patut diacungi jempol. Tim mahasiswa berhasil memformulasikan pelet pakan ikan yang telah diujikan secara langsung pada ikan lele. Uniknya, pelet hasil formulasi ini juga disukai oleh kucing, membuka peluang pasar yang lebih luas.
Pengembangan produk olahan maggot ini menandai langkah maju bagi Kelompok Tani Tirto Bakti II. Maggot yang semula hanya dimanfaatkan sebagai dekomposer, kini dapat menjadi sumber pakan bergizi tinggi yang memberikan nilai tambah signifikan bagi petani. Harapannya, inovasi ini tidak hanya meningkatkan produksi ikan, tetapi juga turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Sukamakmur secara berkelanjutan.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.