Pesisir Selatan [DESA MERDEKA] – Desa-desa di Indonesia kini semakin akrab dengan dunia digital. Salah satu contohnya adalah Nagari Lunang Selatan, Pesisir Selatan, yang baru saja sukses menggelar pelatihan desain grafis dan affiliate marketing. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 3 dan 4 Agustus 2024, ini berhasil menarik partisipasi 30 warga yang sangat tertarik mempelajari cara memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup.
Pelatihan yang bertempat di Kantor Nagari Lunang Selatan ini merupakan bagian dari program Cerdas P3PD, sebuah inisiatif dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Program ini bertujuan mempercepat proses digitalisasi di tingkat desa sekaligus memberdayakan masyarakat melalui penguasaan keterampilan digital.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang desain grafis, fotografi, serta affiliate marketing. Materi yang paling diminati adalah pengenalan dan praktik penggunaan Canva. Canva merupakan platform desain grafis daring yang sangat ramah pengguna, bahkan bagi mereka yang baru pertama kali mencoba. Materi ini dibawakan oleh Mukhtar Syafi’i, seorang content creator dan social media specialist dari Langgam.id.
Lebih menarik lagi, peserta juga diajarkan cara cerdas memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dalam proses pembuatan konten di Canva. Dengan fitur AI yang tersedia, peserta mampu menghasilkan desain yang lebih kreatif dan menarik dalam waktu yang relatif singkat.
Yuma Yunita, seorang duta digital yang bertindak sebagai fasilitator pelatihan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang penting bagi masyarakat Lunang Selatan. Tujuannya adalah agar mereka dapat memanfaatkan potensi besar yang ditawarkan oleh dunia digital. “Dengan keterampilan yang mereka peroleh, terbuka peluang usaha baru, promosi produk lokal menjadi lebih efektif, bahkan mereka bisa menjadi content creator,” jelas Yuma.
Senada dengan Yuma, Camat Lunang, Sunardi, juga menekankan betapa krusialnya digitalisasi bagi masyarakat saat ini. “Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Dengan menguasai teknologi, kita memiliki daya saing di era global,” tegas Sunardi.
Wali Nagari Lunang Selatan, Suroto, menunjukkan antusiasme yang tinggi atas keberhasilan pelatihan ini. Beliau berharap agar program-program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami akan terus memberikan dukungan penuh terhadap setiap program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Nagari Lunang Selatan,” ujarnya.
Pelatihan desain grafis dan affiliate marketing di Nagari Lunang Selatan menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Dengan bekal keterampilan digital yang memadai, masyarakat diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan tingkat kesejahteraan mereka.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.