Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

IPTEK · 17 Mar 2025 10:20 WIB ·

Berburu Oksigen Digital ke Jakarta demi Internet Desa Dharmasraya


					<em>Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bertemu Dirut Telkomsel, Nugroho, membahas pembangunan BTS, Jumat (14/3/2025).</em> Perbesar

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, bertemu Dirut Telkomsel, Nugroho, membahas pembangunan BTS, Jumat (14/3/2025).

Jakarta [DESA MERDEKA] – Internet bukan lagi barang mewah, melainkan oksigen bagi urat nadi ekonomi di pelosok. Sadar akan kebutuhan krusial ini, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani memilih strategi jemput bola ke Jakarta untuk memastikan proyek internet desa Dharmasraya segera mengakhiri isolasi digital di wilayahnya.

Langkah progresif ini berwujud diplomasi pembangunan. Dengan menggandeng Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Annisa melobi langsung Direktur Utama Telkomsel Nugroho pada Jumat (14/3/2025). Targetnya konkret: percepatan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di delapan nagari yang tersebar di Kecamatan Asam Jujuhan dan Sembilan Koto.

Selama ini, wilayah perbatasan tersebut terjebak dalam status blank spot. Ketimpangan informasi membuat masyarakat setempat kesulitan bersaing di era ekonomi kreatif. Bagi Annisa, membangun jalan fisik saja tidak cukup jika jalan digitalnya masih buntu.

“Masyarakat Asam Jujuhan dan Sembilan Koto menaruh harapan besar agar pembangunan BTS ini segera terealisasi,” ujar Annisa optimistis, sembari mengapresiasi dukungan legislatif dalam memfasilitasi pertemuan strategis tersebut.

Jika sinyal kuat sudah masuk, efek dominonya akan langsung menyentuh pelayanan publik. Administrasi kependudukan dan layanan kesehatan di tingkat nagari bisa terintegrasi secara real-time tanpa terhambat jarak. Di sektor ekonomi dan pendidikan, infrastruktur telekomunikasi ini bakal menjadi katalisator bagi pemasaran produk UMKM lokal serta menstabilkan akses belajar daring bagi para siswa.

Gayung bersambut, pihak Telkomsel memberikan komitmen penuh. Nugroho menegaskan bahwa pihaknya akan segera memetakan koordinat prioritas di delapan nagari tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah, parlemen, dan operator seluler ini menjadi bukti bahwa pemangkasan birokrasi dan isolasi daerah di luar Jawa memerlukan jalur diplomasi yang taktis dan tepat sasaran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kritik Pelatihan AI Desa: Mengubah Corong Menjadi Saringan

29 September 2026 - 00:40 WIB

Proyek Internet Desa: Ladang Cuan Vendor, Perangkat Cepat Modar

9 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Tinggalkan Semaian Alami Petani Solok Uji Tanam Instan

29 Juli 2026 - 15:13 WIB

Padi Semi Organik Kemetul: Panen Melimpah, Petani Sumringah

28 Juli 2026 - 13:55 WIB

Sawah Krandegan Panen 3 Kali Lewat Pompa Surya

22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Membongkar Birokrasi Lambat, Desa Sukaindah Bekasi Bersiap Digital

18 Mei 2026 - 22:21 WIB

Trending di IPTEK