Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

JALAN JAJAN · 22 Mar 2026 15:00 WIB ·

Lebaran di Teluk Gurita: Harmoni Wisata Bahari dan Rohani


					Nampak antusias pengunjung mengabadikan momen liburan bersama keluarga dari bukit Patung Bunda Maria, (Dok, Fabi) Perbesar

Nampak antusias pengunjung mengabadikan momen liburan bersama keluarga dari bukit Patung Bunda Maria, (Dok, Fabi)

Belu, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] Momen Idulfitri 1447 Hijriah di perbatasan Indonesia-Timor Leste menyuguhkan pemandangan unik. Ribuan wisatawan dari Kabupaten Belu, Malaka, hingga Timor Tengah Utara (TTU) memadati kawasan wisata Teluk Gurita, Kecamatan Kakuluk Mesak, Sabtu (21/3/2026). Destinasi ini menjadi primadona karena menyajikan paket lengkap: ketenangan hamparan laut biru Atapupu dan kemegahan wisata religi di atas bukit.

Daya tarik utama yang mencuri perhatian pengunjung adalah keberadaan Patung Bunda Maria yang berdiri kokoh di puncak perbukitan. Perpaduan ini menjadikan Teluk Gurita bukan sekadar tempat rekreasi pantai biasa, melainkan ruang refleksi spiritual bagi para pelancong di hari kemenangan.

Mendaki Ratusan Tangga Demi Panorama Puncak
Bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain Teluk Gurita, mereka harus menaklukkan ratusan anak tangga menuju lokasi patung. Meski menguras tenaga, lelah perjalanan terbayar tuntas begitu sampai di puncak. Dari ketinggian, hamparan laut utara terlihat kontras dengan hijau perbukitan, menciptakan lanskap yang memukau mata.

“Kami sekeluarga dari Malaka baru pertama kali ke sini. Memang capek mendaki tangganya, tapi di puncak rasa lelah itu hilang. Pemandangannya sangat indah dan suasananya tenang,” ujar Yomaris, salah satu pengunjung yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata keluarga.

Simbol Toleransi di Tapal Batas
Ramainya kunjungan warga dari berbagai kabupaten saat hari besar keagamaan membuktikan bahwa Teluk Gurita adalah simbol harmoni. Di sepanjang pesisir, wisatawan tampak bersantai menikmati semilir angin laut, sementara sebagian lainnya khusyuk berdoa di area patung.

Keunikan geografis dan nilai spiritual yang melekat menjadikan Teluk Gurita sebagai aset wisata strategis di NTT. Perpaduan wisata bahari dan rohani ini tidak hanya mendongkrak ekonomi lokal saat musim liburan, tetapi juga memperkuat identitas wilayah perbatasan sebagai destinasi yang damai dan mempesona.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 120 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Wisata Heritage Ambarawa Jadi Magnet Baru Ekonomi Desa

27 Juli 2026 - 19:37 WIB

Nagari Anduriang Siap Jadi Destinasi Wisata Halal Unggulan

15 Juni 2026 - 08:54 WIB

Pasar Kampung Samiler: Branding Unik Desa Wisata Wonosunyo

15 Juni 2026 - 07:42 WIB

Satu Abad Jam Gadang, Momen Kebangkitan Wisata Minang

30 Mei 2026 - 05:43 WIB

Paket Wisata Hotel Mewah Wajib Gandeng Desa Wisata

17 Mei 2026 - 21:31 WIB

Mentawai: Menata Surga Dunia Agar Desa Tak Terpinggirkan

13 Mei 2026 - 09:40 WIB

Trending di JALAN JAJAN