Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 24 Mei 2023 04:33 WIB ·

Lansia Ngadipiro: Belajar Mengaji Tanpa Kata Terlambat


					Lansia Ngadipiro: Belajar Mengaji Tanpa Kata Terlambat Perbesar

Wonogiri, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Usia senja bukan penghalang untuk merengkuh literasi spiritual. Di Desa Ngadipiro, Wonogiri, puluhan warga lanjut usia (lansia) rutin memadati Masjid Almuthoharoh untuk belajar membaca Al-Qur’an. Mereka membuktikan bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia, asalkan ada tekad untuk membuang rasa malu.

Setiap malam Minggu dan malam Rabu, suasana masjid terasa hidup dengan lantunan ayat suci. Menariknya, para lansia ini dibimbing oleh seorang ustadz muda dari Pondok Pesantren Nurulfalah Salam, Magelang. Kehadiran pembimbing muda di tengah para murid lansia menciptakan harmoni transfer ilmu yang penuh kesabaran dan motivasi di jantung desa.

Belajar iqra para lansia tanpa menyerah walaupun usia sudah lanjut usia tetap semangat
Dua Kelas untuk Satu Tujuan
Proses belajar di Masjid Almuthoharoh dirancang secara sistematis agar efektif bagi peserta dewasa. Pengelola membagi pengajian menjadi dua kelas utama:

  • Kelas Iqro’: Diperuntukkan bagi peserta yang memulai dari dasar atau mengenal huruf hijaiyah.
  • Kelas Tajwid: Khusus bagi mereka yang sudah mampu membaca Al-Qur’an namun ingin memperbaiki kaidah dan kefasihan membaca.

Syarat Utama: Jangan Malu!
Satu-satunya syarat untuk bergabung dalam komunitas belajar ini sangat sederhana namun mendalam: tidak boleh malu untuk memulai hal baru. Prinsip inilah yang menjaga bara semangat para peserta tetap menyala meski raga tak lagi muda. Pengajian ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui pemahaman kitab suci.

Kisah inspiratif dari Ngadipiro ini menjadi potret nyata bagaimana desa mampu menjadi ruang tumbuh bagi seluruh generasi. Literasi Al-Qur’an bagi lansia bukan sekadar ritual ibadah, melainkan cara warga desa menjaga kualitas hidup dan kesehatan mental melalui aktivitas komunal yang positif.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 183 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Puncak Gunung Es BSPS Malaka: Rakyat Miskin Dipaksa Nombok

21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Trending di KABAR DESA