Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 20 Feb 2025 15:23 WIB ·

Lahan Tersembunyi Desa Delik Jadi Incaran Investor Properti


					Lahan Tersembunyi Desa Delik Jadi Incaran Investor Properti Perbesar

Tuntang, Semarang [DESA MERDEKA] – Desa bukan lagi sekadar halaman belakang yang sunyi. Di tangan penggiat pemberdayaan masyarakat seperti Budi Prasetyawan, Desa Delik di Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, sukses bersalin rupa menjadi magnet investasi. Meski lokasinya tidak bersinggungan langsung dengan jalan raya utama, keasrian alam dan letaknya yang strategis berhasil memikat PT Permata Mulia Property untuk membangun pemukiman siap huni di wilayah tersebut.

Langkah ini membuktikan bahwa potensi desa yang dikelola dengan baik mampu menciptakan nilai ekonomi baru. Kedekatan akses menjadi kunci utama; lokasi ini hanya terpaut kurang dari 10 menit dari gerbang Tol Bawen, Puskesmas Tuntang, hingga SMAN 1 Tuntang. Bahkan, pembangunan Rest Area 444B yang mencapai 90 persen menjadi stimulus besar bagi pertumbuhan kawasan ini ke depan.

Ikon Durian dan Nuansa Alam Sebagai Daya Tarik
Daya tarik proyek perumahan di Dusun Dampit ini tidak hanya mengandalkan beton dan aspal. Desa Delik memiliki “senjata rahasia” berupa ikon durian lokal terbesar kedua di Kabupaten Semarang. Keasrian alam dan citra agrowisata inilah yang dijual kepada calon penghuni yang merindukan hunian tenang namun tetap memiliki aksesibilitas perkotaan yang mumpuni.

Direktur PT Permata Mulia Property, Supriyono, S.E., melihat peluang ini sebagai investasi jangka panjang. Sinergi antara pengembang dan warga pemilik lahan menciptakan ekosistem properti yang sehat, di mana lahan warga kini memiliki nilai tawar yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Embrio Pertumbuhan Ekonomi Baru di Tuntang
Hadirnya pemukiman baru di Desa Delik diprediksi akan memicu efek domino bagi perekonomian lokal. Seiring bertambahnya penghuni, kebutuhan akan sektor kuliner, market shop, hingga jasa lainnya akan meningkat secara organik. Ini merupakan cara cerdas untuk memutar roda ekonomi desa tanpa menghilangkan identitas aslinya.

Transformasi Desa Delik memberikan pelajaran penting: setiap desa harus berani mengungkap potensi tersembunyinya. Melalui promosi yang tepat dan penyediaan prasarana yang mencukupi, desa tidak perlu lagi mengejar investor; investorlah yang akan datang menjunjung “langit” di bumi tempat mereka berpijak.

 

Informasi pendukung: Lokasi Desa Delik, Dusun Dampit, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dekat dengan rest area 444B yang saat ini pengerjaannya 90% (direncanakan dibuka awal Maret 2025), SMAN 1 Tuntang, Stasiun Tuntang (bagian dari paket Railway Museum KAI Ambarawa), jalan nasional Semarang-Solo, Puskesmas Tuntang, kantor kecamatan Tuntang, dan pintu tol Bawen yang semuanya tidak lebih dari 10 menit. Pengembang proyek ini adalah Supriyono, S.E., Direktur PT Permata Mulia Property.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 191 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KUB PMPL Desak KPPU Usut Jerat Utang PT PCP di Kaltara

16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Data BPS Diabaikan, Pelatihan UMKM Sumbar Terjebak Rutinitas Seremonial

13 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Mengubah Layanan UMKM Sumbar Menjadi Produk Laris Manis

9 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Stimulan Rp115 Miliar Sumbar: Proyek Mubazir Tanpa Pembeli Siaga?

3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Membedah “Karpet Merah” Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

2 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS