Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung [DESA MERDEKA] – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Gerunggang menegaskan posisinya sebagai organisasi mandiri yang enggan “mati suri”. Melalui Musyawarah Kwartir Ranting (Musran) periode 2025–2028 yang digelar di Kantor Camat Gerunggang, Selasa (4/2/2026), Kak Rozi kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi kepanduan ini hingga tiga tahun ke depan.
Terpilihnya kembali Kak Rozi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan Gerunggang, membawa pesan kuat tentang stabilitas dan keberlanjutan program. Forum tertinggi tingkat kecamatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri atas Kamabigus, Pembina, hingga Asisten Pembina se-Kecamatan Gerunggang.
Kemandirian Finansial Jadi Kunci
Satu hal yang menonjol dalam Musran kali ini adalah aspek kemandirian. Ketua Pelaksana, Kak Mariati, mengungkapkan bahwa seluruh anggaran pelaksanaan kegiatan ini bersumber dari kas mandiri Kwarran Gerunggang. Langkah ini menjadi bukti bahwa Gerakan Pramuka di tingkat akar rumput mampu bergerak lincah tanpa harus selalu bergantung pada bantuan vertikal.
Semangat independensi ini selaras dengan pesan Wakil Ketua Kerjasama Andalan Cabang Pangkalpinang, Kak Albani. Ia menekankan bahwa urat nadi pramuka justru ada di tingkat kecamatan. “Kegiatan kepramukaan jangan hanya terfokus di Kwartir Cabang. Tingkat kecamatan harus hidup dan berjalan dengan baik. Jangan sampai ada kondisi mati suri,” pesan Kak Albani.
Dinamika Sehat dalam Bingkai Silaturahmi
Dalam kepemimpinannya yang baru, Kak Rozi mengajak seluruh elemen pramuka di Gerunggang untuk tidak alergi terhadap perbedaan pendapat. Baginya, perdebatan dalam menyusun program kerja adalah tanda organisasi yang sehat dan memiliki prinsip.
“Siap sedia siaga. Jika terjadi perbedaan pendapat, itu adalah bumbu untuk menciptakan program yang lebih baik. Namun, semua wajib dijaga dalam bingkai silaturahmi,” tegas Kak Rozi.
Dengan selesainya Musran ini, Kwarran Gerunggang kini fokus pada penguatan struktur dan eksekusi program kerja 2025–2028. Fokus utamanya adalah menjadikan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter yang relevan bagi generasi muda di Kecamatan Gerunggang.
“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban undang-undang, melainkan instrumen penting untuk memenuhi hak masyarakat dan membangun kepercayaan publik.”
Pangkal Pinang


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.