Gresik, Jawa Timur[DESA MERDEKA] – Desa Bedanten di Kecamatan Bungah resmi memulai babak baru dalam kemandirian ekonomi. Melalui peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) pada Sabtu (17/1/2026), desa ini tidak hanya mendirikan lembaga keuangan, tetapi juga membangun benteng ketahanan pangan dan ekonomi bagi warganya. Langkah strategis ini merupakan respon nyata dalam mendukung program akselerasi kesejahteraan masyarakat desa yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.
Ketua KDMP Bedanten, Teguh Silva R, mengungkapkan bahwa koperasi ini dirancang untuk menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat. Sebagai langkah awal, KDMP telah mengoperasikan gerai sembako untuk memastikan akses pangan murah bagi warga. Namun, ambisinya tidak berhenti di sana.
“Kami tidak hanya bicara tentang beras dan minyak. Dalam waktu dekat, kami akan berekspansi dengan membuka gerai apotek untuk akses kesehatan dan gerai pupuk guna mendukung produktivitas petani lokal,” ujar Teguh dengan optimis.
Lebih dari Sekadar Bisnis, Ini Soal Keberkahan
Kepala Desa Bedanten, Abdul Majid, menekankan bahwa kehadiran koperasi ini merupakan bentuk dedikasi pemerintah desa dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif. Menurutnya, keuntungan koperasi akan kembali ke masyarakat dalam bentuk layanan dan pemberdayaan. “Semoga ini menjadi keberkahan bagi seluruh masyarakat Bedanten,” tuturnya.
Optimisme serupa juga datang dari Camat Bungah, Izzul Muttaqin. Ia memproyeksikan KDMP Bedanten sebagai prototipe atau model percontohan bagi desa-desa lain di wilayahnya. Keberhasilan Bedanten dalam mengonsolidasikan potensi ekonomi melalui koperasi diharapkan mampu memicu efek domino pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Bungah.
Menjawab Tantangan Ketahanan Ekonomi
Dukungan politik juga mengalir dari parlemen. Ketua Fraksi PDIP DPRD Gresik, Noto Utomo, yang hadir dalam peresmian tersebut, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai koperasi desa adalah jawaban paling konkret atas persoalan ketahanan ekonomi masyarakat yang seringkali rapuh terhadap fluktuasi harga pasar.
“Kami berharap desa-desa lain segera menyusul langkah Bedanten. Jika setiap desa memiliki pondasi ekonomi sekuat ini, ketahanan nasional akan dimulai dari tingkat paling bawah,” tegas Noto.
Menariknya, tren pendirian Koperasi Desa Merah Putih ini mulai menjalar ke wilayah tetangga, seperti Desa Setrohadi yang dikabarkan tengah menyiapkan lahan seluas 6 hektare untuk proyek serupa. Fenomena ini menandakan kebangkitan ekonomi kerakyatan di Gresik yang lebih terorganisir dan visioner.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.