Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KDMP · 7 Jun 2026 15:58 WIB ·

KDKMP Sumbar Jadi Motor Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas


					KDKMP Sumbar Jadi Motor Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Di Sumatra Barat, wajah ekonomi desa sedang mengalami transformasi besar. Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini tampil sebagai mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi dari akar rumput. Berdasarkan data terbaru dari Project Management Officer (PMO) KDKMP Sumbar, sebanyak 1.188 dari 1.265 koperasi telah sukses menuntaskan legalitas hukum dan administrasi. Pencapaian ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata implementasi 8 Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk meratakan ekonomi hingga ke pelosok nagari menuju Indonesia Emas 2045.

Sumatra Barat, yang secara geografis membentang dari pesisir pantai hingga pegunungan Bukit Barisan, kini mulai merasakan dampak operasional koperasi ini. Saat ini, 208 unit KDKMP telah menjalankan gerai usaha aktif dengan sektor yang sangat variatif, mulai dari klinik kesehatan, apotek, logistik, hingga perhubungan. Bahkan, sektor perikanan budidaya kini menjadi bidikan baru. Sebanyak 218 KDKMP telah mengajukan proposal untuk program bioflok ikan, memanfaatkan kuota 1.000 unit yang disediakan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Antusiasme warga pun luar biasa. Dari 4,2 juta penduduk wajib KTP di wilayah ini, lebih dari 51 ribu orang telah resmi terdaftar sebagai anggota aktif koperasi. Meski demikian, Riko Andrian Putra selaku pimpinan PMO KDKMP Sumbar tetap kritis terhadap tantangan di lapangan. Uji sampling terhadap 183 koperasi lama menemukan 80 unit tidak aktif yang memerlukan intervensi serius. “Kami merekomendasikan pembinaan tata kelola dan pendampingan maksimal dari dinas terkait,” tegas Riko.

Kehadiran KDKMP bukan hanya soal mendirikan bangunan fisik, tetapi tentang menciptakan kemandirian ekonomi desa. Dengan 885 koperasi yang sedang dalam proses verifikasi lahan usaha, optimisme untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Sumatra Barat semakin terbuka lebar. Melalui sinergi antara legalitas yang kuat, ekspansi usaha berbasis potensi lokal, dan pendampingan berkelanjutan, KDKMP diproyeksikan menjadi pilar utama yang memastikan setiap jengkal tanah di Sumatra Barat memberikan manfaat ekonomi bagi warganya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Proyek Gerai KDMP Loofoun Telantar, Anggaran Macet Total

7 Juli 2026 - 19:29 WIB

Koperasi Merah Putih Sumbar: Pilar Ekonomi Desa Mandiri

7 Juni 2026 - 11:02 WIB

Motor Roda Tiga Dongkrak Koperasi Desa Merah Putih Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:03 WIB

Solusi Baru Petani Penggarit: Memutus Cengkeraman Tengkulak Jagung

18 Mei 2026 - 23:32 WIB

Mengubah Semak Belukar Jadi Berkah Lewat Koperasi Merah Putih

18 Mei 2026 - 20:40 WIB

Saat Koperasi Hadir, Desa Tak Lagi Bergantung pada Sistem Lama

15 April 2026 - 22:28 WIB

Trending di KDMP