Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

KDMP · 9 Feb 2026 01:17 WIB ·

Ngraseh Cetak Sejarah: Koperasi Merah Putih Pertama di Bojonegoro


					Ngraseh Cetak Sejarah: Koperasi Merah Putih Pertama di Bojonegoro Perbesar

Bojonegoro, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, resmi memutus rantai ketergantungan petani terhadap sistem tengkulak yang mencekik. Melalui peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) pertama di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (8/2/2026), desa ini mendeklarasikan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal yang didukung penuh oleh pemerintah pusat.

Langkah berani ini mendapat perhatian khusus dari Wakil Menteri Koperasi RI, Hj. Farida Farichah. Hadir langsung di lokasi, Wamenkop menegaskan bahwa KDMP Ngraseh merupakan realisasi nyata dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput.

“Ini peresmian pertama saya sebagai Wamenkop, dan saya bangga melihat kesiapan Desa Ngraseh. Koperasi ini harus menjadi instrumen untuk memperpendek rantai distribusi hasil bumi,” ungkap Farida di hadapan jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Solusi Konkret: Dari Pinjaman Pupuk hingga Fasilitas Produksi
Kepala Desa Ngraseh, M. Maftukhin, menjelaskan bahwa koperasi ini tidak akan menjadi sekadar lembaga simpan pinjam biasa. Mengingat mayoritas warganya adalah petani, KDMP Ngraseh didesain untuk menjadi “penyambung nyawa” sektor pertanian.

“Fokus utama kami adalah pembiayaan fasilitas tani. Nantinya, warga bisa mengakses pinjaman pupuk, obat-obatan, hingga kebutuhan produksi lainnya melalui koperasi. Kami ingin petani berdaulat di tanahnya sendiri,” tutur Maftukhin dengan penuh rasa haru.

Dukungan Parlemen: Wadah “Wirausaha Bersama”
Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, menyatakan bahwa parlemen memiliki kewajiban moral untuk mengawal keberlanjutan KDMP. Ia berharap koperasi ini menjadi etalase bagi seluruh produk unggulan desa.

“DPRD siap mendukung penuh. Semua produk pertanian maupun olahan UMKM di desa ini harus punya rumah, dan rumahnya adalah koperasi ini,” tegas Sigit.

Dengan dukungan terintegrasi antara pusat, daerah, dan legislatif, KDMP Desa Ngraseh diproyeksikan menjadi pilot project bagi desa-desa lain di Bojonegoro. Inisiatif ini membuktikan bahwa jika dikelola dengan serius, desa mampu membangun kedaulatan ekonominya sendiri secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Saat Koperasi Hadir, Desa Tak Lagi Bergantung pada Sistem Lama

15 April 2026 - 22:28 WIB

Koperasi Merah Putih Caturtunggal: Pelan Tapi Pasti Sejahterakan Warga

2 April 2026 - 12:08 WIB

Truk Merah Putih: Napas Baru Distribusi Logistik Desa

26 Maret 2026 - 16:09 WIB

Ironi Koperasi Merah Putih: Ambisi Seribu Titik Terganjal Lahan

11 Maret 2026 - 15:44 WIB

Gerai Merah Putih: Markas Takjil Baru Warga Aceh Selatan

8 Maret 2026 - 17:05 WIB

Koperasi Merah Putih Jadi Senjata Baru Ekonomi Desa Bengkulu

21 Februari 2026 - 05:58 WIB

Trending di KDMP