Aceh Selatan, Nangroe Aceh Darussalam [DESA MERDEKA] – Belum juga diresmikan secara formal, dua Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Aceh Selatan sudah diserbu warga. Bukan untuk urusan birokrasi, bangunan yang baru rampung di Desa Payonan Gadang dan Desa Suaq Bakong ini mendadak beralih fungsi menjadi pusat takjil primadona selama Ramadan 2026.
Langkah ini merupakan inisiatif taktis Kodim 0107/Aceh Selatan untuk menghidupkan ekonomi desa tanpa menunggu seremoni potong pita. Hasilnya, para pedagang kecil kini memiliki lapak yang jauh lebih layak, tertata, dan strategis dibandingkan berjualan di pinggir jalan yang berisiko.
Lapak Layak untuk Pedagang Kecil
Antusiasme pedagang terlihat sejak Sabtu sore (07/03/2026). Area gerai bertransformasi menjadi pasar kaget yang menjajakan aneka menu berbuka puasa. Fasilitas ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan mencari tempat berjualan yang representatif.
“Alhamdulillah, tempatnya lebih tertata dan pembeli lebih mudah datang. Kehadiran gerai ini benar-benar membantu kami menambah penghasilan di bulan suci,” ujar salah seorang pedagang takjil di lokasi.
Sinergi TNI dan Ekonomi Desa
Dandim 0107/Aceh Selatan melalui Pasiter Lettu Inf Halipan Syahputra menjelaskan bahwa pemanfaatan dini ini telah dikoordinasikan dengan pengurus koperasi. Tujuannya jelas: menangkap momentum Ramadan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.
“Kami ingin fasilitas yang sudah rampung ini segera memberi manfaat nyata. Sambil menunggu proses administratif selesai, warga silakan gunakan untuk mengolah potensi ekonomi mereka,” ungkap Halipan.
Ke depan, Gerai KDMP diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat berjualan takjil musiman, tetapi bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang berkelanjutan. Inisiatif di Aceh Selatan ini membuktikan bahwa infrastruktur fisik akan jauh lebih bermakna jika langsung menyentuh kebutuhan perut dan dompet masyarakat.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.