Nunukan, Kalimantan Utara [DESA MERDEKA] – Wajah ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Desa Balansiku, Kabupaten Nunukan, bersiap memasuki babak baru. Berkat aksi filantropi tokoh masyarakat lokal, H. Herman H. Baco (H. Andeng), cita-masing-masing desa memiliki motor ekonomi sendiri melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini bukan lagi sekadar wacana.
Hibah lahan strategis yang diserahkan pada Sabtu (31/1/2026) ini menjadi pemantik utama bagi Pemerintah Kecamatan Sebatik untuk mempercepat pembangunan fasilitas koperasi nasional tersebut. Langkah ini sekaligus menempatkan Sebatik sebagai garda terdepan dalam mendukung target 80.000 koperasi bentukan Presiden Prabowo Subianto di seluruh Indonesia.
Camat Sebatik, Wahyuddin, menegaskan bahwa aksi hibah lahan ini adalah bentuk sinergi “radikal” antara pengusaha dan pemerintah yang jarang ditemui secara instan. “Ini bukan sekadar tanah, tapi pondasi kemandirian ekonomi masyarakat perbatasan. Kami sangat mengapresiasi kontribusi nyata H. Andeng,” ungkap Wahyuddin.
Supermarket Desa di Beranda Negara
Program KDKMP bukan sekadar unit simpan pinjam biasa. Dengan adanya lahan hibah ini, Desa Balansiku akan memiliki pusat layanan terintegrasi yang mencakup:
- Gerai Sembako: Memangkas rantai distribusi pangan agar harga lebih terjangkau.
- Kesehatan Desa: Penyediaan klinik atau apotek yang dekat dengan pemukiman.
- Logistik Terpadu: Memudahkan akses pengiriman barang bagi UMKM lokal.
Benteng Ekonomi di Perbatasan
Sudut pandang menarik dari gerakan ini adalah posisi strategis Sebatik sebagai wilayah perbatasan. Kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi simbol kedaulatan ekonomi. Kehadiran TNI, Polri, dan unsur masyarakat saat penyerahan lahan menunjukkan bahwa koperasi ini dipandang sebagai objek vital untuk ketahanan sosial.
Wahyuddin optimistis, lahan ini akan menjadi prototipe bagi desa-desa lain di Kalimantan Utara. Dengan koperasi yang kuat, ketergantungan masyarakat terhadap produk luar negeri di perbatasan dapat diminimalisir melalui penguatan produksi dan distribusi lokal yang mandiri.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.