Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KOPERASI DESA · 12 Mar 2025 08:40 WIB ·

Kopdes Merah Putih: 10 Desa Dipilih untuk Uji Coba, Modal Awal Masih Digodok


					<em>Staf Ahli Kementerian Koperasi, Koko Haryono, menjelaskan konsep Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.</em> Perbesar

Staf Ahli Kementerian Koperasi, Koko Haryono, menjelaskan konsep Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Jakarta, TVDesa – Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah mematangkan persiapan peluncuran program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Sebanyak 10 desa akan dipilih sebagai lokasi uji coba lapangan untuk mengukur efektivitas program ini. Staf Ahli Kemenkop Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, menyatakan bahwa pemilihan desa didasarkan pada tingkat kesiapan masing-masing.

“Kami sedang memetakan desa-desa yang paling siap untuk dijadikan lokasi percontohan. Menteri Koperasi menargetkan 10 desa percontohan ini dapat segera beroperasi,” ujar Koko Haryono usai audiensi dengan Apdesi dan Papdesi di Jakarta, Senin (10/3/2025).

Progres persiapan peluncuran Kopdes Merah Putih telah mencapai 80%. Regulasi sedang difinalisasi, dan petunjuk teknis untuk setiap gerai sedang disusun. “Kami tinggal menyelesaikan tahap akhir pembentukan Kopdes. Untuk proses bisnisnya, kami perlu berkoordinasi dengan kementerian teknis terkait,” jelas Koko.

Konsep Kopdes Merah Putih mencakup tujuh gerai yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa. Gerai-gerai tersebut meliputi kantor desa, gerai sembako, klinik desa, apotek desa, cold storage, dan logistik. Kemenkop juga menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga dan kementerian, seperti Kementerian Desa, Kemendagri, Kemenkeu, Bapanas, Kemenkes, Bank Himbara, dan Bulog.

“Kopdes akan menjadi pusat pelayanan terintegrasi bagi masyarakat desa,” tambah Koko.

Mengenai modal awal, Kemenkop masih mendiskusikan berbagai opsi. Sumber pendanaan dapat berasal dari gabungan dana desa, Bank Himbara, atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Kami masih membuka berbagai opsi pendanaan yang akan diputuskan bersama pihak-pihak terkait,” ungkapnya.

Program Kopdes Merah Putih diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang modern dan terintegrasi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Membangun Ekonomi dari Sela Gang Sempit Kelurahan Lodoyong

8 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Proyek Gerai KDMP Loofoun Telantar, Anggaran Macet Total

7 Juli 2026 - 19:29 WIB

KDKMP Sumbar Jadi Motor Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas

7 Juni 2026 - 15:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sumbar: Pilar Ekonomi Desa Mandiri

7 Juni 2026 - 11:02 WIB

Motor Roda Tiga Dongkrak Koperasi Desa Merah Putih Tulungagung

26 Mei 2026 - 16:03 WIB

Cara KUB Plasma Menjelutung Perdana Lestari Berbagi Berkah

26 Mei 2026 - 13:12 WIB

Trending di KOPERASI DESA