Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

KESEHATAN · 9 Feb 2025 10:11 WIB ·

Kondisi Bidan Desa di Dompu: Antara Pengabdian dan Keterbatasan Insentif


					<em>Ida Fitriyani - Ketua IBI Dompu. (Image courtesy: RRI)</em> Perbesar

Ida Fitriyani - Ketua IBI Dompu. (Image courtesy: RRI)

Dompu, NTB [DESA MERDEKA] – Sebanyak 89 bidan desa mengabdi di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Dari jumlah tersebut, 60 di antaranya berstatus tenaga sukarela. Meskipun menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten Dompu, jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan mereka, termasuk untuk kunjungan ke rumah-rumah warga dalam rangka memberikan pelayanan.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Dompu, Ida Fitriyani, menyebutkan bahwa insentif yang diberikan hanya mencapai Rp700.000 per bulan. “Ironisnya, 60 bidan tersebut mengabdi di daerah pelosok,” katanya pada Sabtu (8/2/2025).

Beberapa desa pada tahun 2020 bersedia memberikan tambahan insentif untuk bidan desa. Namun, sejak tahun 2021 hingga saat ini, pemberian insentif melalui Dana Desa tidak lagi diberikan. “Kami berharap ada lagi penganggaran melalui Dana Desa untuk membantu operasional bidan desa,” harapnya.

Tanpa bantuan dari Dana Desa, pelayanan yang diberikan oleh bidan desa tidak akan berjalan optimal. Tugas dan peran bidan desa, kata Ida Fitriyani, sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Bidan desa mengurus mulai dari ibu hamil, balita, hingga lansia. Di desa tertentu, keberadaan bidan desa terkadang juga bertindak sebagai dokter sebelum pasien dirujuk ke layanan kesehatan yang lebih tinggi.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius. Bidan desa, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, seharusnya mendapatkan dukungan yang memadai. Insentif yang layak dan operasional yang memadai akan memungkinkan mereka memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat mencari solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Dukungan dari Dana Desa atau sumber pendanaan lainnya sangat dibutuhkan untuk memastikan bidan desa dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di daerah pelosok.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Seremonial, PDI-P Konsisten Obati Warga Padang Pariaman

5 Januari 2026 - 15:28 WIB

Dokter Spesialis Keliling Demak Sudah Jangkau 32 Desa

18 Desember 2025 - 18:08 WIB

Wamenkes: Fasilitas Kesehatan Pascabencana di Sumatera Beroperasi Kembali

18 Desember 2025 - 05:18 WIB

Dinas P2KB Malaka Ajak Desa Kolaborasi Tekan Angka Stunting

17 Desember 2025 - 12:26 WIB

PDI Perjuangan Kirim Dokter dan 1 Ton Obat ke Padang

6 Desember 2025 - 18:11 WIB

Inovatif, Posyandu Kasih Bunda Jenggik Wakili Lombok Timur

6 Desember 2025 - 04:59 WIB

Trending di KESEHATAN