Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

KESEHATAN · 29 Jun 2023 20:43 WIB ·

Penemuan Cacing Hati pada Hewan Kurban di Purbalingga Menyita Perhatian Dinas Pertanian


					Ilustrasi Proses Pemeriksaan cacing pada daging sapi oleh petugas Perbesar

Ilustrasi Proses Pemeriksaan cacing pada daging sapi oleh petugas

PURBALINGGA (DESA MERDEKA)  – Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga masih menghadapi permasalahan penemuan cacing hati pada hewan kurban di wilayah tersebut. Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dokter hewan, medik veteriner, dan para PPL Dinpertan Kabupaten Purbalingga sejak Rabu, 28 Juni 2023, mengungkapkan temuan tersebut.

Kepala Dinpertan Kabupaten Purbalingga, Mukodam, menginformasikan bahwa pemeriksaan terhadap hewan kurban masih berlangsung sejak Selasa hingga Sabtu besok. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah hewan yang terinfeksi cacing hati pada saat ini.

“Namun, hingga saat ini belum terkompilasi laporannya. Sehingga, belum diketahui jumlahnya,” ungkap Mukodam pada Kamis, 29 Juni 2023.

Mukodam menjelaskan bahwa beberapa hewan kurban yang telah disembelih ditemukan mengandung cacing hati. Hal ini berdampak pada tidak dapatnya hati hewan tersebut dikonsumsi, sehingga harus dimusnahkan melalui pembakaran atau penguburan.

Ia mengakui bahwa temuan cacing pada hewan ternak masih terjadi karena banyaknya peternak yang masih menggunakan metode pemeliharaan tradisional. Pemberian pakan langsung dari lahan menyebabkan kemungkinan adanya cacing pada hewan tersebut.

“Karena salah satu vektor masuknya cacing ke tubuh ternak adalah siput kecil, yang sering dijumpai menempel di rumput liar,” tambah Mukodam.

Selain itu, masih terdapat peternak yang belum secara rutin memberikan obat cacing kepada ternaknya, hanya melakukannya sebanyak 3 atau 4 kali dalam setahun. Upaya sosialisasi dan pemberian obat cacing secara gratis terus dilakukan dengan harapan penemuan cacing pada hewan kurban dapat dikurangi.

Dinpertan Kabupaten Purbalingga telah menurunkan 60 petugas untuk memeriksa hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban di wilayah tersebut. Mereka disebar di 18 kecamatan dan terdiri dari dokter hewan, paramedik, dan penyuluh pertanian dari Balai Pelatihan Pertanian (BPP).

Upaya Dinpertan Kabupaten Purbalingga dalam mengatasi masalah penemuan cacing hati pada hewan kurban merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan masyarakat yang mengonsumsi daging hewan kurban. Semoga dengan tindakan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, jumlah temuan cacing hati pada hewan kurban dapat diminimalisir di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 344 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

RSUD Depati Hamzah Raih Predikat Bintang Enam BPJS Kesehatan

27 Februari 2026 - 14:07 WIB

Langkah SIPADI Ubah Pola Asuh Orang Tua di Tegal

23 Februari 2026 - 04:27 WIB

BPJS Kesehatan Masuk Desa: Solusi Akhiri Kebingungan Warga Tulungagung

17 Februari 2026 - 19:08 WIB

Bukan Sekadar Cek Gratis, Warga Maja Baru Diedukasi Sehat

7 Februari 2026 - 18:35 WIB

Bangsalsari Jadi Lumbung Darah, Pasok Stok PMI Kabupaten Jember

7 Februari 2026 - 15:37 WIB

RSUD Achmad Muchtar Kini Selevel Rumah Sakit Luar Negeri

30 Januari 2026 - 09:16 WIB

Trending di KESEHATAN