Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

KESEHATAN · 29 Jun 2023 20:43 WIB ·

Penemuan Cacing Hati pada Hewan Kurban di Purbalingga Menyita Perhatian Dinas Pertanian


 Ilustrasi Proses Pemeriksaan cacing pada daging sapi oleh petugas Perbesar

Ilustrasi Proses Pemeriksaan cacing pada daging sapi oleh petugas

PURBALINGGA (DESA MERDEKA)  – Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga masih menghadapi permasalahan penemuan cacing hati pada hewan kurban di wilayah tersebut. Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dokter hewan, medik veteriner, dan para PPL Dinpertan Kabupaten Purbalingga sejak Rabu, 28 Juni 2023, mengungkapkan temuan tersebut.

Kepala Dinpertan Kabupaten Purbalingga, Mukodam, menginformasikan bahwa pemeriksaan terhadap hewan kurban masih berlangsung sejak Selasa hingga Sabtu besok. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah hewan yang terinfeksi cacing hati pada saat ini.

“Namun, hingga saat ini belum terkompilasi laporannya. Sehingga, belum diketahui jumlahnya,” ungkap Mukodam pada Kamis, 29 Juni 2023.

Mukodam menjelaskan bahwa beberapa hewan kurban yang telah disembelih ditemukan mengandung cacing hati. Hal ini berdampak pada tidak dapatnya hati hewan tersebut dikonsumsi, sehingga harus dimusnahkan melalui pembakaran atau penguburan.

Ia mengakui bahwa temuan cacing pada hewan ternak masih terjadi karena banyaknya peternak yang masih menggunakan metode pemeliharaan tradisional. Pemberian pakan langsung dari lahan menyebabkan kemungkinan adanya cacing pada hewan tersebut.

“Karena salah satu vektor masuknya cacing ke tubuh ternak adalah siput kecil, yang sering dijumpai menempel di rumput liar,” tambah Mukodam.

Selain itu, masih terdapat peternak yang belum secara rutin memberikan obat cacing kepada ternaknya, hanya melakukannya sebanyak 3 atau 4 kali dalam setahun. Upaya sosialisasi dan pemberian obat cacing secara gratis terus dilakukan dengan harapan penemuan cacing pada hewan kurban dapat dikurangi.

Dinpertan Kabupaten Purbalingga telah menurunkan 60 petugas untuk memeriksa hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban di wilayah tersebut. Mereka disebar di 18 kecamatan dan terdiri dari dokter hewan, paramedik, dan penyuluh pertanian dari Balai Pelatihan Pertanian (BPP).

Upaya Dinpertan Kabupaten Purbalingga dalam mengatasi masalah penemuan cacing hati pada hewan kurban merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan masyarakat yang mengonsumsi daging hewan kurban. Semoga dengan tindakan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, jumlah temuan cacing hati pada hewan kurban dapat diminimalisir di masa mendatang.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Seorang Bapak Dari Desa Pinggiran TTU Menjadi Ketua Kader Posyandu,Memfasilitasi Dan Menyukseskan BOT

7 Februari 2024 - 23:24 WIB

Bidan Desa Dipindah, 163 Kader Kesehatan Desa Katelan Kompak Mundur

15 Oktober 2023 - 19:39 WIB

Kurangi Emisi, PTBA Operasikan Hybrid Dump Truck hingga Bus Listrik

24 Agustus 2023 - 11:02 WIB

Debu Batu Bara PT RMK Energy Ancam Kesehatan, DPRD Sumsel Desak Operasional Perusahaan Ditutup

16 Agustus 2023 - 11:17 WIB

Posyandu Lansia Sumber Waras, Tempat “Kongkow” Lansia Dusun Kamplong

3 Agustus 2023 - 10:09 WIB

Kader Kesehatan di Desa Diberdayakan untuk Menurunkan Angka Stunting di Purbalingga

14 Juli 2023 - 10:44 WIB

Trending di KESEHATAN