Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Ramadan tahun ini menjadi momentum pembuktian kekuatan sinergi organisasi perempuan di Sumatera Barat. Di bawah nakhoda baru, Dianita Maulin Vasko, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumbar berhasil melipatgandakan jangkauan bantuan sosial melalui program “Ramadan Berbagi” yang digelar di Masjid Baitul Aulia, Komplek Kantor Gubernur, Rabu (11/3/2026).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, BKOW Sumbar kali ini tidak berjalan sendirian. Organisasi ini sukses mengorkestrasi dukungan dari berbagai raksasa ekonomi dan lembaga negara, mulai dari Bank Indonesia, Bank Nagari, PT Semen Padang, hingga merek kosmetik Wardah. Hasilnya, ratusan paket sembako dan bantuan tunai mengalir tidak hanya untuk warga Kota Padang, tetapi juga menjangkau korban banjir bandang di lima kabupaten terdampak.
Rekor Baru Penyaluran Bantuan
Efektivitas kepemimpinan Dianita terlihat dari lonjakan angka bantuan yang terkumpul. Jika tahun lalu sumber daya masih terbatas, tahun ini BKOW berhasil menghimpun 400 paket sembako dari mitra korporasi. Tak berhenti di situ, solidaritas internal dari organisasi perempuan di bawah naungan BKOW juga berhasil mengumpulkan donasi tunai sebesar Rp20 juta.
Sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pun mencatatkan sejarah baru. Volume bantuan melonjak dari 200 paket pada tahun lalu menjadi 500 paket tunai tahun ini. Setiap penerima manfaat mendapatkan santunan sebesar Rp300.000, sebuah suntikan ekonomi yang sangat berarti di tengah bulan suci.
Lebih dari Sekadar Seremoni
Dianita Maulin Vasko menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk nyata posisi organisasi perempuan sebagai mitra strategis pemerintah. “Kami ingin BKOW berjalan seiring dengan pemerintah. Organisasi perempuan harus menjadi jembatan kepedulian bagi masyarakat, terutama mereka yang masih berjuang pulih pascabencana banjir bandang November lalu,” ungkapnya.
Langkah BKOW ini menunjukkan bahwa organisasi wanita bukan lagi sekadar wadah berkumpul, melainkan unit taktis yang mampu menggerakkan sumber daya besar demi pemerataan kesejahteraan di Sumatera Barat. Semangat gotong royong inilah yang diharapkan terus tumbuh, bahkan setelah bulan Ramadan usai.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.