Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 23 Jun 2026 12:52 WIB ·

Klinik APBDesa Singosari,Sekolah Tata Kelola yang Menginspirasi Desa


					Klinik APBDesa Singosari,Sekolah Tata Kelola yang Menginspirasi Desa Perbesar

Klinik APBDesa Singosari Jadi Inspirasi Tata Kelola Desa di Kabupaten Malang

Singosari, Malang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Tata kelola pemerintahan desa yang baik tidak lahir secara instan. Karena itu, Pemerintah Kecamatan Singosari terus memperkuat pembinaan melalui Klinik APBDesa. Semangat tersebut tampak saat tim mendampingi penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDesa Tahun Anggaran 2025 di Desa Randuagung, Senin (22/6/2026).

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Singosari, Bapak Slamet, memimpin kegiatan bersama Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Singosari. Sementara itu, Kepala Desa Randuagung beserta seluruh perangkat desa mengikuti pembahasan secara aktif untuk menyempurnakan dokumen administrasi.

Tim Klinik APBDesa tidak hanya memeriksa kelengkapan LPJ. Namun, tim juga mencocokkan setiap dokumen dengan hasil pembangunan di lapangan. Dengan demikian, penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa benar-benar dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Selain itu, tim menggunakan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, Permendagri Nomor 20 Tahun 2018, serta berbagai regulasi teknis sebagai pedoman pembinaan. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah desa semakin memahami tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel.

Tim juga meninjau pelaksanaan APBDesa Tahun 2026. Selanjutnya, peserta menyelaraskan perencanaan APBDesa Tahun 2027 dengan kebutuhan masyarakat, kemampuan keuangan desa, dan arah pembangunan daerah. Oleh karena itu, setiap kendala dapat diidentifikasi lebih awal sebelum memengaruhi pelaksanaan program.

Tidak hanya itu, Klinik APBDesa Singosari mengedepankan edukasi, konsultasi, dan kolaborasi. Pendekatan ini membantu pemerintah desa menyelesaikan persoalan sejak dini sekaligus meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan.

Sejalan dengan itu, sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan Pemerintah Desa Randuagung menunjukkan bahwa pembangunan berkualitas selalu berawal dari perencanaan yang matang. Karena itu, Klinik APBDesa Singosari layak menjadi praktik baik bagi desa-desa lain di Kecamatan Singosari bahkan Kabupaten Malang.

Pada akhirnya, desa yang maju tidak hanya membangun jalan, jembatan, atau gedung. Sebaliknya, desa yang maju juga membangun kepercayaan publik melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Transportasi Desa Indari Disorot, Pemerintah Diminta Beri Solusi

17 September 2026 - 21:04 WIB

Ketika Mesin Digugat: Palagan Manusia di Pilkades Bantarjaya

17 September 2026 - 13:44 WIB

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Trending di RAGAM