Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 14 Agu 2025 15:17 WIB ·

KKN UNNES Berdayakan Perempuan Pemalang, Wujudkan Ketahanan Pangan


					KKN UNNES Berdayakan Perempuan Pemalang, Wujudkan Ketahanan Pangan Perbesar

Pemalang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengusung program “Perempuan Agen Pancasila” di Desa Wiyorowetan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, 14 Agustus 2025. Program ini dirancang untuk memberdayakan perempuan, khususnya ibu rumah tangga, guna memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup secara mandiri. Inisiatif ini selaras dengan poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam upaya mengentaskan kelaparan dan mewujudkan desa mandiri pangan.

Selama dua minggu, para mahasiswa KKN UNNES bertindak sebagai fasilitator dan pendamping, membimbing perempuan di desa tersebut melalui serangkaian pelatihan komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup budidaya tanaman pangan ramah lingkungan, pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, serta manajemen usaha pangan skala rumahan.

Program ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik langsung. Para peserta diajak untuk menerapkan ilmu yang didapat, mulai dari cara menanam yang efektif hingga mengolah hasil panen menjadi produk olahan yang bisa dijual, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga. Hal ini sejalan dengan visi “Bersama UNNES GIAT, Membangun Indonesia dari Desa” yang menjadi semangat utama para mahasiswa.

Kerja sama antara Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang menjadi kunci keberhasilan program ini. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa materi dan praktik yang diberikan relevan dengan kondisi pertanian lokal dan memiliki dampak jangka panjang.

Melalui program “Perempuan Agen Pancasila,” UNNES tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap isu sosial dan ekonomi di masyarakat. Program ini diharapkan menjadi model percontohan yang dapat direplikasi di desa-desa lain di Indonesia, membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan adalah salah satu kunci utama dalam membangun desa yang tangguh dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bulo-Bulo Satukan Agenda Strategis demi Kemajuan Desa

8 Juni 2026 - 15:09 WIB

RDS Umalulu Perkuat Sinergi Lawan Stunting dan Malaria

8 Juni 2026 - 12:35 WIB

BLT Dana Desa Kaliuda Cair, Warga Tetap Bersyukur

7 Juni 2026 - 17:44 WIB

Rapat Rutin Desa Pamburu Tingkatkan Pelayanan Publik Warga

7 Juni 2026 - 14:56 WIB

Gotong Royong Warga Maidang Jaga Kebersihan Desa

7 Juni 2026 - 10:35 WIB

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Trending di DESA